Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Dinas Pendidikan Jakarta Bantah Bagikan Kuisioner  

Written By Unknown on Friday, September 14, 2012 | 6:55 PM

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku tidak tahu soal penyebaran kuisioner bermuatan pilkada di sejumlah sekolah di Ibukota. "Kami malah baru dengar," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan, Abdul Hamid di Jakarta 14 September 2012.

Abdul memastikan tidak ada instruksi apapun dari gubernur atau kepala dinas, terkait Pilkada Jakarta, 20 September depan. Dia juga berjanji akan mencari tahu siapa yang ada di balik penyebaran kuisioner pilkada ini. "Nanti kita lihat dan dengarkan dari pihak terkait," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah guru di SMP 89 Tanjung Duren, Jakarta Barat, mempersoalkan pembagian kuisioner bermuatan Pilkada oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Kewarganegaraan. Kuisioner itu harus ditanyakan siswa pada orangtuanya yang punya hak pilih dalam Pilkada.

Total ada 10 pertanyaan dalam form yang dibagikan itu. Pertanyaan pertama, apakah orangtua siswa akan menggunakan hak pilihnya dalam putaran kedua Pemilihan Gubernur Jakarta. Setelah itu, siswa diminta bertanya pada orangtuanya, soal tanggapan mereka atas sejumlah program pemerintah Jakarta selama ini.  Pada pertanyaan nomor 4, ditanyakan, "Apakah program pendidikan wajib belajar 12 tahun (SD sampai SMA) dapat membantu meringankan beban orangtua siswa dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat?"

Selain meminta tanggapan atas program pemerintah, kuisioner itu juga secara eksplisit meminta orangtua siswa menjabarkan kriteria pemimpin Ibukota. Namun, kuisioner ini membatasi kriteria pada tiga indikator yakni: (1)  berpengalaman memimpin wilayah tingkat provinsi, (2) pernah menjadi pejabat di Pemda DKI Jakarta dan (3) berpendidikan tinggi, tegas, dan berwibawa.

NUR ALFIYAH

Berita Terpopuler:

Aktris Film Anti-Islam Innocence of Muslims Trauma

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim

Ratna Listy: Suami Selingkuh? Silahkan

Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/dinas-pendidikan-jakarta-bantah-bagikan-kuisioner-113219476.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:55 PM | 0 komentar | Read More

Golkar Akhirnya Siap Evaluasi Capres Ical

TEMPO.CO, Jakarta -  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin akhirnya memastikan evaluasi terhadap pencalonan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden bisa dilakukan dalam Rapimnas Golkar bulan depan. »Tapi harus ada desakan dari pengurus daerah soal ini," katanya, Jumat 14 September 2012.

Menurut Nurul, pengurus pusat Golkar siap mengevaluasi pencapresan Ical, tapi hanya di tataran pembahasan program dan strategi pemenangan. Artinya, nama Aburizal Bakrie sendiri dinilai sudah final. "Jadi bukan mengevaluasi Pak Aburizal. Kalau yang itu sudah final," ujarnya.

Gonjang-ganjing terhadap pengajuan nama Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari partai Golkar terus menggema menjelang Rapimnas Golkar, Oktober mendatang. Sejumlah kader partai beringin ingin pencalonan Ical –begitu Aburizal biasa disapa--  dievaluasi. Alasannya, elektabilitas Ical dinilai tak kompetitif.

Selain itu, secara finansial Ical juga mulai diragukan karena kejatuhan sejumlah perusahaannya. Tapi Nurul bersikeras, soal evaluasi ini sebenarnya tak ada dalam agenda Rapimnas Oktober mendatang. Namun, ia tak menutup kemungkinan evaluasi terjadi karena isu ini sudah merebak di publik. "Tergantung nanti dalam pandangan umum pengurus daerah seperti apa," katanya.

FEBRIYAN

Berita Terpopuler:

Aktris Film Anti-Islam Innocence of Muslims Trauma

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim

Ratna Listy: Suami Selingkuh? Silahkan

Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/golkar-akhirnya-siap-evaluasi-capres-ical-113213556.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:55 PM | 0 komentar | Read More

Setor Rp 77,5 Miliar, Astra Otopart Dirikan 2 Perusahaan Komponen di Karawang

Jakarta - PT Astra Otopart Tbk (AUTO) kembali mendirikan dua anak usaha baru yang akan memproduksi komponen kendaraan bermotor. Perusahaan yang menjadi bagian dari grup Astra ini telah menyetorkan modal total Rp 77,5 miliar.

Direktur Astra Otopart Robby Sani, menjelaskan, anak usaha pertama bernama PT Autoplastik Indonesia yang siap memproduksi plastik part komponen kendaraan bermotor.

Hasil produksi ini untuk mensuply kebutuhan produsen (OE) 4W. Autoplastik Indonesia berlokasi di Karawang dan seluruh sahamnya dipegang AUTO.

Anak usaha kedua, PT Velasto Indonesia dengan prouksi komponen berupa ban dalam (tube) untuk suplai kebutuuah OE 2W, selang (hose) untuk suply kebutuhan OE 2E & 4E, dan transmission belt untuk kebutuhan OE 2W. Velasto juga berlokasi di Purwakarta dengan penempatan modal ditempatkan dan disetor penuh Rp 2,5 miliar.

AUTO juga menjadi pemegang penuh atas saham PT Velasto Indonesia. "Pendirian perusahaan tersebut tidak mengangung unsur benturang kepentingan dan nilainya tidak cukup material yaitu kurang dari 20% dari ekuitas," katanya.

(wep/dnl)

14 Sep, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590259/s/236cc9a9/l/0Lfinance0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A90C140C18240A70C20A20A0A980C10A360Csetor0Erp0E7750Emiliar0Eastra0Eotopart0Edirikan0E20Eperusahaan0Ekomponen0Edi0Ekarawang/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:53 PM | 0 komentar | Read More

Akhirnya, Ada Tambahan Lahan Pertanian Baru 300.000 Hektar di Kalteng

Jakarta - Pemerintah berencana akan membuka lahan seluas 300.000 hektar di Kalimantan Tengah (Kalteng). Rencana ini merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Pertanian dengan Kementerain Kehutanan.

"Kementerian Pertanian dan Kementerian Kehutanan sudah rencana buka lahan sekarang sedang identifikasi di Kalimantan Tengah,' ungkap Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (14/9/12).

Ia mengatakan, rencana ekstensifikasi lahan ini ditargetkan akan terealisasi pada akhir tahun ini. Sehingga bisa difungsikan untuk lahan pertanian dan perkebunan. "Kira-kira akhir tahun ini lah," sambungnya.

Rusman menambahkan lahan 300 ribu hektar ini akan dilepas kepada BUMN untuk ditanami komoditi-komoditi unggulan. "Nanti urusan mau ditanam padi, kedelai, atau apa urusan BUMN mau ditanam apa," sambungnya.

Sebelumnya, rencana ekstensifikasi lahan ini akan berlokasi di Kalimantan Timur. Namun, ada beberapa masalah yang dihadapi terkait ketersediaan lahan tersebut.

"Kalau yang di Kalimantan Timur itu kan urusannya Pemda sana, kalau yang di Kalimantan Tengah ini antara Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian," pungkasnya.

(zul/hen)

14 Sep, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590259/s/236cc9aa/l/0Lfinance0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A90C140C182550A0C20A20A10A30C40Cakhirnya0Eada0Etambahan0Elahan0Epertanian0Ebaru0E30A0A0A0A0A0Ehektar0Edi0Ekalteng/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:53 PM | 0 komentar | Read More

Kejagung Berkoordinasi dengan BPKP Bahas Audit

Jakarta (ANTARA) - Kejaksaan Agung berencana berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait pelaksanaan audit kerugian negara dari tindak pidana korupsi yang juga dilakukan oleh internal kejaksaan.

"Kita selalu berkoordinasi dengan BPKP, banyak petugas-petugas dari kita yang diambil oleh BPKP," kata Wakil Jaksa Agung Darmono di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, Kejagung menyatakan, pihaknya bisa melakukan audit sendiri terhadap nilai kerugian negara dari tindak pidana korupsi tanpa harus melalui BPKP.

Ia menegaskan, pihaknya yang bisa melakukan audit sendiri kerugian negara itu, bukan berarti mengambil atau mengurangi peran BPKP. "Audit ini bukan berarti mengambil atau mengurangi peran BPKP," katanya.

Selain itu, dia menambahkan, tidak semuanya kasus korupsi itu harus melalui audit BPKP.

"Saya contohkan, bendahara menggelapkan dana Rp100 juta, kalau akan dimintakan audit (BPKP) juga tidak mungkin," katanya.

Sebelumnya, Indonesian Corruption Watch menilai meski Kejaksaan Agung bisa melakukan audit kerugian negara dari tindak pidana korupsi tersendiri, namun harus tetap diawasi oleh BPKP.

"BPKP harus tetap dilibatkan sebagai supervisi kinerja tim audit internal di Kejagung," kata anggota Badan Pekerja (BP) ICW, Emerson F Juntho di Jakarta.

Ia menjelaskan, dasar tetap melibatkan BPKP untuk melakukan supervisi tersebut, tidak lain untuk meminimalkan kesalahan penghitungan kerugian negara karena badan tersebut lebih mengetahui soal audit.

Tentunya juga, kata dia, kehadiran BPKP itu mengawasi kinerja tim audit internal di Kejagung dari kekhawatiran akan adanya upaya memainkan besaran atau mengurangi kerugian negara.

"Selain itu, tentunya pengawasan melekat (waskat) juga harus turut mengawasinya. Termasuk juga di Bidang Pengawasan Kejagung," katanya.

Ia memaklumi jika Kejagung melakukan audit sendiri, mengingat audit dari BPKP yang lamban hingga mengganggu kinerja penyidik dalam menangani suatu kasus.

"Kejagung melakukan audit sendiri karena BPKP yang lamban dalam mengaudit," katanya. (tp)

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/kejagung-berkoordinasi-dengan-bpkp-bahas-audit-112207226.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:36 PM | 0 komentar | Read More

Golkar Dukung Pilkada Serentak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar meyambut positif usulan Pilkada serentak. Ketua Fraksi Golkar DPR, Setya Novanto menilai pilkada serentak juga dapat menghemat anggaran.

"Ya ini justru buat Golkar menanggapinya dengan positif dengan pilkada serentak dengan dimajukan tentu akan lebih baik karena sistem anggaran kita, tentunya bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah," kata Setya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Setya mengatakan adanya pilkada serentak sesuai dengan demokrasi di Indonesia. Ia mengatakan wacana tersebut telah menjadi perhatian bagi Golkar.

"Karena banyak masalah-masalah yang harus disosialisasikan dan tentu yang harus dilakukan adalah UU ini harus selesai bulan November, sehingga ini tidak terjadi masalah-masalah di kemudian hari. Dan kesiapan ini tentu bisa diperhatikan. Ini yang kita lihat bersama, apa yg disampaikan oleh ketua KPU maupun dirjen OTDA," ujarnya.

Dengan adanya Pilkada serentak, Setya mengatakan akan berkonsekuensi terhadap Golkar. Kader Golkar, kata Setya, harus fokus kepada jabatannya saja.

"Dengan pilkada serentak ini tentunya sudah tidak ada pilihan lain bahwa seluruh anggota Golkar harus pada jabatannya masing-masing, termasuk yang di daerah-daerah. Dia tidak boleh berpindah-pindah lagi. Ini saya rasa sangat baik buat kita semua," imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan anggota Golkar yang mencalonkan diri menjadi pejabat di luar daerahnya?

"Saya rasa ini demi kepentingan bangsa dan negara, bukan hanya untuk kepentingan Golkar. Jd ini sangat baik untuk kepentingan seluruh partai-partai yang ada," tuturnya.

Klik:

  • Thoriq Cs Rencanakan Aksi Teror Sejak Mei 201...
  • Jathilan Dicela Bibit Tapi Dipuji Mantan Gube...
  • Ayah Terduga Teroris Depok Bentak Anggota Orm...

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/golkar-dukung-pilkada-serentak-111303546.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Berkas Perkara Didik Purnomo Selesai September  

TEMPO.CO, Jakarta - Berkas perkara kasus simulator surat izin mengemudi (SIM) atas tersangka Brigadir Jenderal Didik Purnomo belum lengkap. Rencananya, berkas tahap awal baru lengkap September akhir. "Sampai kini berkasnya belum P-21 (selesai). Tahap pertama selesai akhir bulan ini," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat, 14 September 2012.

Berkas tersebut, kata Boy, menunggu hasil dari jaksa peneliti. Berkas yang tak kunjung lengkap ini karena banyak kegiatan penghitungan aset yang masih berjalan. "Ini upaya pengembangan pemeriksaan. Jadi tidak sekaligus terbuka," ujarnya. Didik, salah satu tersangka dalam kasus ini, mantan Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Polri, itu adalah tersangka dalam kasus yang sama, baik di KPK maupun di Kepolisian.

Tersangka lain yang ditetapkan Kepolisian, yakni Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto, Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang, Ketua Primer Koperasi Polisi Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan, dan Bendahara Satuan Kerja Korlantas Komisaris Legimo.

Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku mendapat sinyal positif dari Kepolisian untuk memeriksa Didik. Meski dilakukan di Markas Besar Brigade Mobil Kelapa Dua, Depok, menurut pemimpin KPK, Busyro Muqoddas, tidak masalah. Boy pun membenarkan hal ini. Ia mengatakan, Didik diperiksa hari ini. Namun, mengenai waktu pemeriksaan, Boy belum mengetahuinya.

AYU PRIMA SANDI

Berita lain:

Aktris Film Anti-Islam Innocence of Muslims Trauma

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim

Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?

Otak Pembuat Film Anti-Islam Sering Dipenjara

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/berkas-perkara-didik-purnomo-selesai-september-110749802.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Rutan TNI Diawasi Kamera Terus-menerus

TEMPO.CO, Jakarta - Rumah tahanan milik Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam) di Guntur, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, dilengkapi kamera pengawas. Setiap sudut rumah tahanan itu bisa dipantau dari sebuah ruang pengendali di bangunan penjaga rutan itu.

Jumat pagi tadi, 14 September 2012, Tempo dipersilakan meninjau bangunan penjaga di rutan ini. Tampak layar televisi yang berisi rekaman gambar semua sudut penjara militer ini. Tak tampak banyak pergerakan manusia di rumah tahanan itu. »Di sini memang tak bisa sembarangan keluar-masuk," kata seorang penjaga.

Dari kamera CCTV, tampak sebuah ruang kosong di tengah sederet bangunan penjara. Tampak juga sembilan tahanan di sana yang sedang melakukan apel di hadapan perwira penjaga. Para tahanan mengenakan seragam kemeja lengan pendek dan celana panjang satu warna, kuning. "Di sini ada empat kali apel, pagi, siang, sore, dan malam," kata penjaga itu lagi.

Di sinilah Komisi Pemberantasan Korupsi berencana untuk menahan para tersangka koruptor yang tengah disidik lembaga itu.

Sebagai informasi, KPK saat ini sedang menyidik kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang yang diduga melibatkan petinggi Partai Demokrat, kasus korupsi anggaran di DPR yang diduga melibatkan sejumlah politikus mantan pimpinan Badan Anggaran, kasus korupsi simulator SIM yang diduga melibatkan sejumlah jenderal polisi, dan kasus korupsi PON yang diduga melibatkan seorang gubernur. Belum jelas siapa yang kelak akan menghuni tahanan militer di Guntur ini.

INDRA WIJAYA

Berita Terpopuler:

Aktris Film Anti-Islam Innocence of Muslims Trauma

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim

Ratna Listy: Suami Selingkuh? Silahkan

Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/rutan-tni-diawasi-kamera-terus-menerus-110731234.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Fraksi Golkar Terima Pengunduran Diri Zulkarnaen Djabar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Golkar menyatakan telah menerima pengunduran diri Zulkarnaen Djabar. Ketua Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto mengatakan pengunduran diri tersebut diajukan sebelum Zulkarnaen ditahan.

"Sudah kita terima. Sudah nonaktif dari fraksi," kata Setya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Setya mengatakan Zulkarnaen telah bertemu dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Tersangka kasus korupsi pengadaan Alquran itu juga bertemu dengan dirinya.

Setya mengatakan dalam pertemuan tersebut, Zulkarnaen berbicara mengenai masalah hukum yang sedang dihadapinya.

"Mudah-mudahan semuanya berjalan dan kita percayakan pada KPK," imbuhnya.

Mengenai kabar Zulkarnaen masih menerima gaji, Setya mengatakan Fraksi Golkar masih membicarakan permasalahan tersebut dengan kesetjenan DPR.

"Ini masih di dalam internal fraksi dan tentunya dalam waktu dekat ini, akan disampaikan kepada pimpinan dewan," tuturnya.

Ketika ditanyakan apakah Zulkarnaen akan mengalami PAW (Pergantian Antar Waktu) bila divonis bersalah, Setya mengatakan akan menyerahkan kepada hukum.

"Ya kita akan selalu mematuhi prosedur hukum yang berlaku," tuturnya.

Zulkarnaen selaku anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Golkar menjadi tersangka dan ditahan KPK sejak Jumat (7/9/2012) kemarin, karena diduga terlibat dalam tiga kasus korupsi di Kementerian Agama. KPK menduga politisi Golkar ini menerima uang suap lebih dari Rp 10 milliar.

Klik:

  • KPK Belum Jadwalkan Kembali Pemanggilan Ayin
  • Publik Harus Terus Pantau Proses Hukum Hartat...
  • Ini yang Bikin Tubuh Anggota TNI Keren dan Ga..

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/fraksi-golkar-terima-pengunduran-diri-zulkarnaen-djabar-111238436.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Spanduk Calon Gubernur Bayangan Muncul Lagi

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sempat membuat heboh Jakarta pada putaran pertama Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta, 11 Juli 2012 lalu, pasangan nomor urut 7 (yang jelas tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum Jakarta), kembali muncul.

Dua buah spanduk "Calon Gubernur No. 7" sekarang dipasang di Cilincing, Jakarta Utara. Menjelang putaran kedua ini, spanduk 2 x 4 meter milik pasangan kandidat bayangan ini bertuliskan: »Jangan Pilih Gua! Gua Pasti Korupsi. Pawang Ujan dan Tukang Parkir."

Pembuat spanduk ini, Dali Mahdali, mengaku hanya ingin memeriahkan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta dengan spanduk yang jenaka. »Ini buat hiburan saja," katanya. Menurut Dali, spanduk ini untuk mengingatkan rakyat bahwa pemimpin saja tidak bisa mengatasi masalah. Butuh kerja sama dan kepedulian semua warga Jakarta untuk bersama-sama bekerja keras membuat kota ini lebih nyaman dan layak huni.

Dua buah spanduk itu terpajang sejajar atas-bawah di simpang Semper Barat, Jalan Kapuas Raya. Dua buah spanduk bergambar sama rencananya dipasang di Simpang Lima Semper dan simpang dekat Pasar Ular.

MITRA TARIGAN

Berita Terpopuler:

Aktris Film Anti-Islam Innocence of Muslims Trauma

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim

Ratna Listy: Suami Selingkuh? Silahkan

Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/spanduk-calon-gubernur-bayangan-muncul-lagi-110743936.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Warga Kesal Sama Thoriq, Kalau Ketemu Saya Injak-injak Nanti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Tambora memadati rumah Iyot yang dijadikan Muhammad Thoriq sebagai tempat untuk merakit bom. Sejak siang tadi warga berkerumun di depan rumah Thoriq setelah mendengar tim Densus 88 Antiteror Polri akan melakukan penggeledahan di rumah Thoriq untuk yang kedua kalinya.

Seorang warga kepada wartawan mengungkapkan bahwa dirinya sengaja datang hanya untuk melihat Thoriq. "Katanya Thoriq mau datang, tapi sampai sekarang kok belum ada," ucapnya, Jumat (14/9/2012) di Jalan Terate VII, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (14/9/2012).

Sejumlah warga mengungkapkan kekesalannya kepada Thoriq, karena sudah membuat kampung mereka tercemar akibat penemuan sejumlah bom di tempat tinggal Thoriq. "Ia memang tertutup, kalau ketemu saya injak-injak nanti," ucap warga lainnya.

Penyidik Densus 88 Anti Teror Polri direncanakan akan melakukan penggeladahan di rumah Muhammad Thori di Jalan Terate VII, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat hari ini, Jumat (14/9/2012).

Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"Penyidik akan memeriksa rumah Thoriq siang ini sekitar pukul 13.00 WIB atau 14.00 WIB," ujarnya.

Menurut Boy, penggeledahan tersebut dilakukan setelah Thoriq mengaku masih ada bahan-bahan berbahaya di rumahnya yang disimpan di tempat-tempat yang tidak bisa terlihat petugas saat pertama kali menggeledah rumah tersebut Rabu (5/9/2012).

"Ada barang-barang yang dinilai patut diwaspadai karena barang tersebut belum diketahui, Thoriq menyebut ada bahan material atau rangkaian yang masih dianggap berbahaya yang disimpan di tempat-tempat yang tidak diketahui," ujarnya.

Untuk itu kepolisian mengimbau supaya masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk tidak melihatnya dalam jarak yang dekat demi keamanan.

Klik:

  • Fraksi Golkar Terima Pengunduran Diri Zulkarn...
  • Volume Jatung Jaya Komara Membesar Dua Kali L...
  • KPK Belum Jadwalkan Kembali Pemanggilan Ayin

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/warga-kesal-sama-thoriq-kalau-ketemu-saya-injak-111503721.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Hartati Murdaya Mengeluh Rutan KPK Sempit

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus penyuapan Bupati Buol, Siti Hartati Murdaya mulai mengeluhkan fasilitas yang ada di dalam Rumah Tahanan. Hal itu dikeluhkannya setelah merasakan tinggal di tahanan sejak dua hari lalu.

Melalui pengacaranya, Tumbur Simanjuntak, Hartati, mengatakan, kondisi rutan tidak nyaman.

"Tapi, mau tidak mau harus terima, meski sempit," kata Tumbur usai menjenguk Hartati di Rutan KPK, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Begitu juga dengan makanan. Kata Tumbur, awalnya tidak mau, namun karena kondisi yang kurang sehat, makanan tersebut dimakannya.

"Tapi dia makan juga. Tapi tadi soal penyakitnya saja, tidak kuat dia," imbuhnya.

Klik:

  • Thoriq Diduga Masih Simpan Bom di Rumahnya
  • Eva Sundari Tak Setuju MoU KPK-TNI
  • Hartati Murdaya Takut Tiba-tiba Mati di Rutan...

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/hartati-murdaya-mengeluh-rutan-kpk-sempit-111431264.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Volume Jatung Jaya Komara Membesar Dua Kali Lipat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil otopsi terhadap bos Koperasi Langit Biru (KLB) menunjukkan, volume jantung Jaya Komara dua kali lipat lebih besar dari biasanya.
Namun, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian tersangka penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.

"Sementara dari hasil otopsi, itu serangan jantung. Informasinya. volume jantungnya dua kali lipat dari keadaan normal. Ini keterangan sementara, namun secara tertulis hasil otopsi belum diperoleh," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).

Jenderal polisi bintang satu menjelaskan, Jaya Komara masih sempat berkomunikasi dengan rekan-rekannya hingga pukul 03.30 WIB, dengan teman satu selnya, Titik Suripto.

"Baru, setelah itu yang bersangkutan tertidur. Diketahui, saksi tertidur pada posisi telentang dengan tangan direbahkan," ungkapnya.

Polisi pun membantah bila sebelumnya Jaya Komara sempat meminta penangguhan penahanan karena sakit.

"Belum pernah dengar ada surat permohonan. Tersangka ditahan bersama istrinya saat dilakukan penangkapan pada 27 Juli 2012," imbuh Boy.

Bos Koperasi Langit Biru Jaya Komara ditangkap polisi, Selasa (24/7/2012) sekitar pukul 17.00 WIB, di sebuah hotel di Purwakarta, Jawa Barat.

Sehari sebelumnya, polisi telah mengetahui keberadaan Jaya Komara di sebuah hotel di Kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Tapi, saat akan ditangkap, Jaya Komara sudah tidak ada di hotel. Kemudian, polisi melakukan pengembangan ke daerah Purwakarta, sampai akhirnya yang bersangkutan ditemukan petugas saat akan berbuka puasa.

Polisi sebelumnya juga sudah menyita beberapa dokumen dari Kantor Koperasi Langit Biru, seperti kuitansi penamam modal yang diketahui investor, dokumen dari kasir, 27 CPU dan alat-alat kantor Koperasi Langit Biru, dokumen penyertaan modal, brosur, serta satu stempel pengesahan Koperasi Langit Biru.

Polisi masih menginventarisasi korban dan perputaran uang di koperasi tersebut, serta telah memeriksa 38 saksi.

Koperasi Langit Biru beroperasi atas dasar Akta Notaris Winda Wirata No 24 tanggal 9 April 2011, yang diterbitkan Dinas Koperasi dan UMKM Banten, 20 Juli 2011.

Tak seperti koperasi pada umumnya, KLB menawarkan investasi dengan imbalan hasil tinggi. Paket investasinya berkisar Rp 385 ribu-Rp 14 juta.

Imbal hasilnya mencapai 258,97 persen dalam dua tahun, atau 10 persen sebulan dari nilai penyertaan. Koperasi tersebut memutar uang nasabah di usaha broker daging.

Koperasi tersebut sebelumnya mengaku telah menjaring 115 ribu investor, dengan dana yang terkumpul di atas Rp 500 miliar.

Namun, pada kenyataannya keuntungan yang dijanjikan koperasi tersebut kepada para anggotanya tak kunjung dibayarkan, bahkan uang yang disetorkan raib. (*)

BACA JUGA

  • Polisi Tak Temukan Bekas Penganiayaan di Tubuh Jaya Komara
  • Jaya Komara Meninggal Saat Dibangungkan untuk Salat Subuh
  • Jaya Komara Rajin Bangunkan Teman di Sel untuk Salat Subuh
  • Jaya Komara Dikenal Ramah Saat Berada di Tahanan

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/volume-jatung-jaya-komara-membesar-dua-kali-lipat-111446128.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Empat Saksi Polri Mangkir dari Panggilan KPK

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Empat orang saksi kasus dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM di Korlantas Polri, mangkir dari pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Jumat (14/9/2012).

Pasalnya, hingga saat ini KPK belum mendapat konfirmasi tiga orang perwira dan satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri tersebut.

"Sampai saat ini, keempatnya belum juga memenuhi panggilan tim penyidik KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi ketika menggelar jumpa pers di kantor KPK, Jakarta.

Sementara itu, Johan menegaskan jika tim penyidik segera melakukan pemanggilan ulang terhadap keempatnya.

"Kita akan kirimkan surat pemanggilan ulang pada Jumat pekan depan," kata Johan.

Seperti yang diketahui, KPK hari ini memanggil empat saksi dari Polri terkait kasus korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri. Dalam jadwal yang dirilis KPK, empat saksi itu dijadwalkan diperiksa pada pukul 08.30 WIB. Namun, sampai pukul 17.40 WIB, keempatnya tidak kunjung hadir.

Mereka adalah Paur Kepala Bidang Registrasi Identifikasi Lantas Polri AKP Edith Yuswo, Analis Kebijakan Madya bidang Registrasi Identifikasi Korlantas Polri Kompol Setya Budi, dan Kombes Budi Setiyadi dan Suyatim PNS Polri.

Dalam kasus ini sendiri, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah mantan Kakorlantas Irjen Pol Djoko Susilo, Wakil Kepala (Waka) Korlantas Polri non aktif Brigjen Pol Didik Purnomo, dan dua swasta atau rekanan bisnis, Sukotjo Bambang dari PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI), dan Budi Susanto dari PT Citra Mandiri Metalindo Abadi.

Klik:

  • Napi Nigeria Gunakan Lima Ponsel di Penjara N...
  • Bulan Dana PMI Purworejo Lampaui Target
  • Kantor Dishub Kabupaten Magelang Digeruduk So...

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/empat-saksi-polri-mangkir-dari-panggilan-kpk-111356209.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:25 PM | 0 komentar | Read More

Incar 5 Miliar Barel Minyak, Chevron Kuras Sumur Tua di Riau

Jakarta - PT Chevron Pacific Indonesia akan melakukan injeksi kimia surfactant di Lapangan Minas, Riau pada Oktober 2012. Ini untuk menyedot cadangan minyak yang tersisa di lapangan tersebut sekitar 4-5 miliar barel.

"Akan dilakukan ujicoba injeksi surfactant di lapangan Minas pada Oktober 2012 untuk mengangkat minyak lebih banyak lagi," kata Kepala Divisi Humas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minya dan Gas Bumi (BP Migas) Hadi Prasetyo ketika ditemui di Kantor BP Migas Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Subfactant merupakan cairan kimia seperti sabun yang mengurangi kerekatan minyak pada bebatuan. Injeksi materi ini ke dalam sumur-sumur produksi diharapkan akan mampu mengangkat lebih banyak minyak dari lapangan Minas.

Menurut Hadi, uji injeksi tersebut bertujuan untuk mengincar sisa cadangan minyak Minas yang mencapai 4-5 miliar barel.

"Cadangan minyak di Minas mencapai 9 miliar barel dan sudah mengucur keluar sekitar 4,5 miliar barel," jelasnya.

Saat ini produksi minyak di Minas mencapai 178.000 barel per hari.

"Tetapi karena usianya yang sudah cukup tua, produksi minyak di lapangan Minas tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional. Butuh teknologi enhanced oil recovery (EOR) untuk mengangkat lebih banyak minyak dari lapangan yang mulai berproduksi di 1962 ini," tandasnya.

Seperti diketahui, teknologi EOR yang sudah diterapkan dilapangan ini adalah water injection. Injeksi surfactant merupakan teknologi EOR lanjutan yang dikembangkan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi dari lapangan ini.

Fasilitas injeksi surfactant di Minas sudah mulai dibangun semenjak empat tahun lalu. Semenjak awal desember, uji coba (commissioning) fasilitas ini dilakukan dan apabila proses ini berjalan sesuai rencana, uji coba injeksi surfactant ke dalam enam sumur akan dilakukan Oktober. Hasil ujicoba ini menjadi dasar untuk evaluasi penerapan teknologi ini pada skala yang lebih besar.

Proyek injeksi surfactant di Minas merupakan proyek injeksi surfactant terbesar di dunia saat ini. Selain injeksi surfactant, pada tahun ini, uji coba lapangan juga rencananya akan dilakukan pada proyek EOR Tanjung (PT Pertamina EP), dan Proyek EOR Kaji (PT Medco E&P Indonesia).

Proyek-proyek EOR ini adalah proyek jangka panjang yang membutuhkan waktu beberapa tahun untuk memberikan hasil yang signifikan pada peningkatan produksi minyak bumi.

(rrd/dnl)

14 Sep, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590259/s/236bc7a8/l/0Lfinance0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A90C140C1759450C20A20A0A450C10A340Cincar0E50Emiliar0Ebarel0Eminyak0Echevron0Ekuras0Esumur0Etua0Edi0Eriau/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:22 PM | 0 komentar | Read More

Denny Indrayana Dukung Rutan Baru KPK  

TEMPO.CO, Medan -- Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana, mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempatkan tersangka korupsi di penjara militer Guntur, Jakarta Selatan.

Menurut Denny, upaya itu bisa menjadi solusi beragam penyimpangan saat tahanan atau narapidana korupsi ditempatkan di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan (rutan).  »Tak ada salahnya KPK punya rutan khusus," katanya dalam siaran pers, Jumat, 14 September 2012.

Denny menegaskan, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin telah meneken surat keputusan persetujuan rutan khusus untuk KPK, termasuk pemanfaatan fasilitas seperti rutan Guntur. Lokasi dan kondisi penjara yang dipilih KPK untuk menempatkan tahanan kasus korupsi KPK  juga sudah dilihat langsung Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

Dia menambahkan dalam beragam inspeksi mendadak yang kerap digelarnya selama menjabat Wakil Menteri Hukum dan HAM, banyak penyimpangan di blok sel perkara korupsi. Misalnya, dia mendapatkan satu blok perkara korupsi yang tiap kamar sel memasang bel pintu. Belum lagi temuan fasilitas peralatan hidup dan komunikasi yang tak lazim dinikmati narapidana di dalam penjara.

Temuan terkait fasilitas berlebihan untuk tahanan dan narapidana korupsi, kata Denny, terus ditindaklanjuti dan dibenahi. Pembenahan standar prosedur operasional adalah salah satu langkahnya. Bersamaan dengan pembenahan standar prosedur tersebut, Kementerian Hukum dan HAM juga sudah dan sedang menyiapkan lembaga pemasyarakatan khusus untuk kasus korupsi.

Satu slogan diluncurkan pula, menggunakan akronim Anti-Halinar, yaitu kependekan dari anti-HP (telepon genggam), pungli (pungutan liar), dan narkoba. Pungli di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, adalah celah bagi fasilitas berlebihan untuk warga binaan, selain kepastian praktik korupsi dalam pungutan itu.

KPK telah menandatangani kesepakatan bersama TNI untuk menggunakan rumah tahanan Guntur, Kamis, 13 September. Kesepakatan ditandatangani Ketua KPK Abraham Samad dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Rumah tahanan ini adalah milik Kodam Jaya yang lokasinya berdekatan dengan KPK.

SETRI YASRA

Berita Terpopuler

Kemenkominfo Blokir 16 Video Innocence of Muslims

SBY Kecam Film Anti-Islam ''Innocence of Muslims'' 

FPI Marah Menonton Innocence of Muslims

Hendarman Ditawari Jabatan di Perusahaan Hartati

Angie Pastikan Tak Akan Bernyanyi

Ulama Indonesia Kutuk Film Innocence of Muslims

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/denny-indrayana-dukung-rutan-baru-kpk-110804287.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:15 PM | 0 komentar | Read More

Fauzi Warna Putih, Jokowi Tetap Kotak-kotak

TEMPO.CO, Jakarta -Dua kandidat gubernur DKI Jakarta akan debat publik di Hotel Gran Melia, Jumat 14 September 2012, pukul 19.00. Calon  inkumben Fauzi Bowo akan mengenakan baju putih dalam debat. Adapun Joko Widodo akan mengenakan baju khasnya, kotak-kotak.

"Beliau (Fauzi Bowo) akan pakai baju putih," kata Direktur Eksekutif Jaringan Suara Indonesia (JSI), Widdi Aswindi, di kawasan Kalibata, Jumat 14 September 2012. Widdi mengatakan warna putih cocok untuk Fauzi. "Filosofinya, itu warna yang netral."

Pada putaran pertama lalu, Fauzi juga mengenakan sadariyah, baju khas betawi, berwarna putih. Busana yang ia kenakan sama dengan pasangannya, Nachrowi Ramli. Keduanya juga mengenakan peci hitam.

Menurut Widdi, tidak ada persiapan khusus dalam mempersiapkan Debat Kandidat yang akan ditayangkan live lewat JakTV nanti malam. Menurut dia, tadi malam, Fauzi Bowo baru tidur pukul 01.30 dini hari. Tidur larut itu, bukan untuk mempersiapkan khusus Debat Kandidat, melainkan rapat bersama tim suksesnya.

Komisi Pemilihan umum memfasilitasi debat politik antara dua calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama serta Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Masalah utama yang akan menjadi topik adalah infrastruktur, kesehatan dan ekonomi

rakyat, tata kelola pemerintahan serta sosial budaya.

Debat ini akan disiarkan di JakTV dan Metro TV pada 14 September hari ini serta Ahad, 16 September mendatang.

Penantangnya, Joko Widodo pun tak membuat perubahan penampilan secara ekstrem. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama ini akan mengenakan jas dalam acara tersebut. Tapi kemeja yang dikenakan tetap kotak-kotak, ciri khas pasangan ini. "Ya pasti kotak-kotak dong," kata Joko Widodo sambil tertawa.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI | ANANDA W. TERESIA

Berita Terpopuler

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Kubu Foke Bantah Bikin Video Gadis Kotak-Kotak

Diserang Video Gadis Kotak-Kotak, Kubu Jokowi Cuek

Jokowi Kunjungi Basis Pendukung Foke

Faisal Basri Bantah Dukung Fauzi Bowo

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/fauzi-warna-putih-jokowi-tetap-kotak-kotak-110650696.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:15 PM | 0 komentar | Read More

Kemenkeu Desak DPR Setujui Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta agar pemerintah dan DPR RI menyetujui penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) terlebih dahulu guna menjaga stabilitas di kalangan masyarakat. Sementara masalah tambahan anggaran untuk membayar kelebihan kuota, hal tersebut dapat ditanggung pembayarannya pada tahun depan.

Demikian disampaikan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

"Sekarang yang penting dapat kuotanya dulu. Nanti tinggal diputuskan apakah akan dibayar tahun ini atau tahun depan. Kalau carry over nanti terlalu banyak. Jadi harus diputuskan juga apakah harus dibayar tahun ini atau sebagian tahun depan," ujarnya.

Pembayaran kelebihan kuota ini, lanjut Bambang, bisa dilakukan setelah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kita kan selalu ada carry over karena harus ada yang diaudit dulu. Bukan karena yang belum dianggarkan dipindah ke tahun depan. Jadi yang penting dengan Banggar nanti kita sepakat dulu mengenai berapa besaran yang akan dibayar untuk anggaran 2012 ini," tandasnya.

(nia/dru)

14 Sep, 2012


-
Source: http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/590259/s/236b8c1c/l/0Lfinance0Bdetik0N0Cread0C20A120C0A90C140C1739160C20A199840C10A340Ckemenkeu0Edesak0Edpr0Esetujui0Etambahan0Ekuota0Ebbm0Ebersubsidi/story01.htm
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:12 PM | 0 komentar | Read More

Tjahjo: Pemerintah Harus Proaktif Bela TKI

Semarang (ANTARA) - Anggota Komisi I (Bidang Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi) DPR RI Tjahjo Kumolo mendesak pemerintah lebih proaktif dalam pembelaan warga negara Indonesia, termasuk TKI di Malaysia.

"Terkait dengan kasus penembakan TKI kita di Malaysia, Pemerintah harus lebih proaktif dalam pembelaan WNI di Malaysia karena frekuensinya semakin meningkat," kata Tjahjo melalui perangkat komunikasi kepada ANTARA di Semarang, Jumat.

Tjahjo yang juga Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan menegaskan, "Apa pun kewajiban negara/Pemerintah harus membela setiap warga negara di negara lain yang tertimpa kasus."

Pemerintah Indonesia, menurut dia, jangan terkendala solidaritas ASEAN. Apalagi hal ini menyangkut WNI, kehormatan dan harga diri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tjahjo juga meminta Kementerian Luar Negeri harus lebih aktif dan keras untuk membela TKI, termasuk tenaga kerja wanita (TKW), di luar negeri yang jumlahnya, baik legal maupun ilegal, sudah mencapai 6,5 juta orang.

Menurut Tjahjo, TKI yang diindikasi bermasalah pada pekerja informal dan sampai sekarang tercatat kurang lebih 39.000 kasus. Oleh karena itu, Pemerintah harus memprioritaskan hal tersebut.

"Seyogianya ditangani kasus per kasus, dan langkah-langkah penanganan pemerintah harus intens terkait dengan advokasi dan mengefektifkan penanganan TKI serta evaluasi terkait dengan moratorium harus serius," katanya menandaskan.

Percepatan pembuatan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) di negara-negara lain, kata Tjahjo, harus diprioritaskan serius.

Pemerintah RI, kata dia, harus memanfaatkan program pengampunan dan pemutihan tehadap TKI. Di samping itu, koordinasi Kemenlu dan peran intelijen harus terpadu agar nasib dan nyawa TKI tidak terus jadi korban di sejumlah negara.

"Apa pun keselamatan warga negara kita harus dijamin oleh Pemerintah," demikian anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo. (tp)

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/tjahjo-pemerintah-harus-proaktif-bela-tki-104811247.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
6:06 PM | 0 komentar | Read More

Dahlan Bentuk "Talent Pool" Hindari Intervensi

Jakarta (ANTARA) - Kementerian BUMN akan mengeluarkan Peraturan Menteri tentang "Talent Pool" atau "Executive Development System" (EDS), untuk menghindari intervensi dalam tubuh Badan Usaha Milik Negara, khususnya saat pemilihan direksi.

Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat mengungkapkan, masing-masing BUMN nantinya akan memiliki "Talent Pool". Adapun "Talent pool" adalah wadah untuk calon-calon pemimpin BUMN di masa mendatang. Hal ini dilakukan untuk menghindari intervensi politik.

"Misalnya, orang sering bertanya itu direksi `back-up`-nya siapa. Jadi dengan adanya `talent pool` tidak akan ada begitu," tutur Wahyu saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Artinya, direksi sebuah BUMN akan berasal dari internal BUMN itu sendiri. Kecuali di BUMN tersebut membutuhkan ahli nuklir, namun BUMN tersebut tidak dapat menyediakannya, sehingga dapat ditunjuk pihak swasta.

"Itu pun kita buat iklannya harus berdasarkan peraturan yang ada. Tidak seenaknya," ungkapnya.

Menurutnya, setiap BUMN melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) karyawan yang dinilai memiliki kompetensi untuk menjadi calon pemimpin. Selanjutnya, pegawai yang lolos uji kepatutan dan kelayakan tersebut ditempatkan dalam wadah tersebut.

"Setelah `pool` itu terkumpul, akan diserahkan kepada Kementerian BUMN dan dijadikan satu dengan seluruh BUMN," tuturnya.

Kemudian, Kementerian BUMN akan melakukan evaluasi atas hasil uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan oleh BUMN. Bila hasil dari BUMN tersebut dinilai kurang kompeten, maka Kementerian BUMN akan mengirimkan ke `learning center`," imbuhnya.

"Diharapkan Oktober ini sudah selesai dilakukannya `Talent Pool` tersebut," paparnya.

Saat ini, BUMN yang memiliki "Talent Pool", antara lain PT Bank Mandiri, PT Pertamina Persero, serta BUMN yang memiliki kinerja bagus.

"Nantinya, akan ada Permen `Talent Pool` yang berisikan bagaimana membentuk `talent pool`," terangnya.

Ia menegaskan, Permen "Talent Pool" akan lebih terstruktur seperti layaknya Buku Biru, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti bukan bahasa hukum, serta terkonsep.

"Kalimatnya manual, bukan bahasa hukum. Bahasa hukum itu tergantung siapa yang membacanya. Tulisan menteri itu cuma ada di `cover letter`," ucapnya. (tp)

14 Sep, 2012


-
Source: http://id.berita.yahoo.com/dahlan-bentuk-talent-pool-hindari-intervensi-104216824.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
5:56 PM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger