Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

KOMPAS.COM - Not Found

Written By Unknown on Wednesday, November 13, 2013 | 2:29 PM





Harian Kompas  |  Kompas TV


Rabu, 13 November 2013










  • Channel

  • Channel








KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini

Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com





Go
























2:29 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By Unknown on Tuesday, November 12, 2013 | 2:28 PM





Harian Kompas  |  Kompas TV


Selasa, 12 November 2013










  • Channel

  • Channel








KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini

Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com





Go
























2:28 PM | 0 komentar | Read More

Menjamu Miami Heat, Williams yakin Brooklyn Nets Bisa Menang

Written By Unknown on Friday, November 1, 2013 | 2:29 PM

BROOKLYN, KOMPAS.com - Point guard Brooklyn Nets, Deron Williams yakin timnya bisa memenangi pertandingan kedua mereka pada kompetisi NBA 2013-2014 melawan Miami Heat, yang akan berlangsung di Barclays Center, Brooklyn, Jumat (1/11/2013) pukul 20.00 waktu setempat (Sabtu, 07.00 WIB).

"Untuk bisa mengalahkan Heat musim ini, kami harus merasa bahwa kami adalah tim yang lebih baik dari mereka. Saya rasa memang kami lebih baik," kata Williams.

Saat ini Williams masih dalam masa pemulihan cedera ankle. Ia mungkin akan turun ke lapangan selama beberapa menit saat melawan Heat, dan akan kembali bermain normal mulai Minggu (3/11/2013).

Center Nets, Brook Lopez mengatakan hal yang serupa dengan Williams. "Saya rasa ini akan jadi pertandingan yang sangat seru. Kami sangat yakin bisa bersaing dengan mereka (Heat) dan itu adalah sesuatu yang ingin kami buktikan," kata Lopez.

Keyakinan besar Nets juga didukung fakta bahwa mereka kini diperkuat dua pemain yang sebelumnya membela Boston Celtics, yakni Paul Pierce dan Kevin Garnett.

"Mereka (Pierce dan Garnett) memiliki rivalitas yang tinggi dengan (LeBron) James. Sekarang kami memiliki mereka di tim, ini adalah cara kami untuk menyerang (Heat) musim ini," tegas Williams.

2:29 PM | 0 komentar | Read More

Tanpa Kobe Bryant, Lakers Tetap Mampu Kalahkan Clippers

Written By Unknown on Wednesday, October 30, 2013 | 2:29 PM





LOS ANGELES, KOMPAS.com - Los Angeles Lakers memenangi laga derby melawan Los Angeles Clippers, pada laga pembuka mereka untuk musim reguler NBA 2013-2014, di Staples Center, Los Angeles, Selasa (29/10/2013) malam waktu setempat (Rabu pagi WIB). Lakers memenangi pertandingan dengan 116-103.

Absennya Kobe Bryant membuat Lakers kesulitan mengungguli Clippers pada kuarter pertama. Blake Griffin melakukan jump shoot dan three point shoot yang membawa Clippers terus unggul. Pau Gasol dan Xavier Henry berusaha mencetak tiga angka untuk menyamakan skor, namun Clippers unggul tipis 30-28 pada akhir kuarter.

Keadaan tak banyak berubah pada kuarter dua. Pelatih Lakers, Mike D'Antoni terus melakukan perputaran pemain pada kuarter ini. Tapi hingga akhir kuarter dua Lakers masih tertinggal satu bola dengan 55-57.

Sempat tertinggal 75-79 pada akhir kuarter tiga, Jodie Meeks unjuk gigi pada awal kuarter empat dan menyamakan skor menjadi 83-83 dengan tembakan tiga angka. Ia sekali lagi melakukan jump shoot yang membuat Lakers berbalik unggul 85-83.

Clippers pun tak mampu membalas serangan bertubi-tubi yang dilakukan Lakers setelahnya. Pertandingan berakhir dengan 116-103 untuk keunggulan Lakers.

Henry menjadi pencetak angka terbanyak untuk tim dengan 22 poin, diikuti Gasol dengan 12. Sementara itu Griffin menjadi pencetak angka terbanyak untuk Clippers dengan 19 poin, diikuti DeAndre Jordan dengan 11.

Bryant yang masih menjalani proses pemulihan cedera tendon Achilles yang putus pada April lalu, menonton pertandingan ini. Bryant mengaku masih belum tahu kapan akan kembali bermain. Selanjutnya, Lakers akan menghadapi Golden State Warriors, Rabu (30/10/2013) pukul 22.30 waktu setempat.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:29 PM | 0 komentar | Read More

Juara di French Open, Gideon/Kido Incar Gelar All England

Written By Unknown on Tuesday, October 29, 2013 | 2:29 PM

JAKARTA, KOMPAS.com - Ganda putra Indonesia, Gideon Markus Fernaldi/Markis Kido, telah menetapkan target mereka selanjutnya usai meraih gelar juara pada Yonex French Open Superseries 2013, di Paris, akhir pekan lalu. Mereka ingin mengincar juara pada level yang lebih tinggi, yakni All England.

Meski baru berpartner dua bulan, pasangan yunior-senior ini mampu mengalahkan beberapa pemain top dunia seperti Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang), Ko Sung-hyun/Shin Baek-choel (Korea), dan Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China). Mereka juga mengalahkan ganda terkuat Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, pada babak final French Open yang akhirnya membawa mereka menjadi juara.

Bagi Gideon, ini adalah kemenangannya yang pertama pada turnamen level superseries. Pemain muda yang sebelumnya berpasangan dengan Andrei Adistia ini terpaut tujuh tahun dari Kido yang kini berusia 29 tahun.

"Kami bermain maksimal dan semangat terus. Sebetulnya kami tidak menyangka bisa mengalahkan pasangan-pasangan top dunia. Di babak final lawan Koo/Tan, kami merasa unggul dari segi kecepatan, selain itu mental bertanding dan semangat Markus juga bagus," kata Kido.

"Target kami selanjutnya adalah meraih gelar-gelar lainnya, seperti gelar All England," tambah Kido yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 bersama Hendra Setiawan.

2:29 PM | 0 komentar | Read More

Serena Petenis Berpenghasilan Terbesar Ketiga dalam Sejarah

Written By Unknown on Monday, October 28, 2013 | 2:28 PM






ISTANBUL, Kompas.com - Serena Williams mempertahankan gelar juara turnamen akhir musim WTA, kali ini dengan mengalahkan petenis China, Li Na di final, Minggu (27/10/2013).

Petenis berusia 32 tahun ini mampu membalik kekalahan pada set pertama untuk memenangi pertandingan 2-6, 6-3, 6-0 dalam pertandingan di  Istanbul, Turki.

Ini merupakan kemenangan ke 78 dan gelar juara ke sebelas buat Serena di musim 2013 ini. Serena sekaligus memecahkan rekor perolehan hadiah yang tahun lalu dipegang Victoria Azarenka. Serena meraup 12.385,572 dolar AS, jauh mengatasi rekor Azarenka sebesar 7.923.920 dolar AS.

Perolehan ini merupakan perolehan petenis terbesar sepanjang sejarah, baik untuk putra mau pun puteri. Ia hanya kalah dari perolehan Novak Djokovic musim 2011 dan 2012.

Serena mengakui sempat khawatir kalah karena ia merasa kelelahan saat menghadapi Jelena Jankovic di babak semifinal, Sabtu (26/10). "Tetapi saya harus terus berjalan karena saya bergantung pada permainan ini. kemenangan ini sangat luar biasa," kata Serena.

Di usia 32, Serena menjadi petenis tertua yang meraih gelar tersebut. Ia juga menjadi petenis puteri pertama ynag meraih 11 gelar juara turnamen WTA sejak 1997, saat Martina Hingis meraih 12 gelar juara.

Dengan 17 gelar juara turnamen grand slam, Serena masih memiliki peluang untuk mengejar perolehan legenda tenis Steffi Graf yaitu 22 gelar juara turnamen grand slam.




Editor : Tjahjo Sasongko















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Moto2, Pol Espargaro Juara Dunia, Scott Redding Kembali Terjatuh

Written By Unknown on Sunday, October 27, 2013 | 2:28 PM





MOTEGI, KOMPAS.com - Pol Espargaro resmi menjadai Juara Dunia 2013 Moto2, setelah memenangi GP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (27/10/2013). Adik pebalap MotoGP, Aleix Espargaro tersebut, total mengoleksi 265 poin, dan tak akan terkejar lagi dengan balapan masih menyisakan satu seri lagi di Valencia, dua pekan depan.

Kemenangan Espargaro di GP Jepang dipermudah dengan jatuhnya Scott Redding sebagai pesaing terdekatnya, pada putaran pertama. Kecelakaan tersebut juga melibatkan Esteve "Tito" Rabat dan Alex Marinelarena.

Marinelarena kehilangan kendali motor dan jatuh saat balapan baru dimulai dan lintasan masih ramai. Redding yang berada di belakangnya mencoba menghindar, namun justru menabrak Rabat hingga keduanya terjatuh. Rabat mendapat luka pada kaki kiri, Redding pada lutut, tangan kanan, dan punggung, sementara Marinelarena sempat tak sadarkan diri dan langsung dibawa ke medical centre.

Bendera merah keluar dan lomba sempat dihentikan sementara. Saat keadaan kembali normal, para pebalap turun kembali ke lintasan untuk membalap dengan jarak yang diperpendek menjadi 15 lap.

Espargaro yang memulai balapan dari posisi tujuh bisa melewati pole sitter, Mika Kallio, di tikungan 11 pada awal balapan dan terus memimpin hingga akhir. Espargaro pun mendapat kemenangan keenam musim ini, sekaligus memastikan gelar juara dunia Moto2 2013.

Hasil Balapan:
1. Pol Espargaro SPA Tuenti HP 40 (Kalex) 28m 15.162s
2. Mika Kallio FIN Marc VDS Racing Team (Kalex) 28m 16.506s
3. Thomas Luthi SWI Interwetten Paddock Moto2 (Suter) 28m 18.541s
4. Xavier Simeon BEL Maptaq SAG Zelos Team (Kalex) 28m 23.582s
5. Julian Simon SPA Italtrans Racing Team (Kalex) 28m 25.477s
6. Nicolas Terol SPA Aspar Team Moto2 (Suter) 28m 26.526s
7. Alex De Angelis RSM NGM Mobile Forward Racing (Speed Up) 28m 27.880s
8. Dominique Aegerter SWI Technomag carXpert (Suter) 28m 30.771s
9. Takaaki Nakagami JPN Italtrans Racing Team (Kalex) 28m 33.576s
10. Mattia Pasini ITA NGM Mobile Racing (Speed Up) 28m 35.841s
11. Anthony West AUS QMMF Racing Team (Speed Up) 28m 45.921s
12. Marcel Schrotter GER Maptaq SAG Zelos Team (Kalex) 28m 46.296s
13. Axel Pons SPA Tuenti HP 40 (Kalex) 28m 46.497s
14. Gino Rea GBR Argiñano & Gines Racing (Speed Up) 28m 46.667s
15. Sandro Cortese GER Dynavolt Intact GP (Kalex) 28m 46.963s
16. Kohta Nozane JPN Webike Team Norick NTS (TSR) 28m 57.002s
17. Ricard Cardus SPA NGM Mobile Forward Racing (Speed Up) 29m 1.354s
18. Franco Morbidelli ITA Federal Oil Gresini Moto2 (Suter) 29m 6.933s
19. Steven Odendaal RSA Argiñano & Gines Racing (Speed Up) 29m 9.595s
20. Tetsuta Nagashima JPN JiR Moto2 (MotoBI) 29m 10.300s
21. Decha Kraisart THA Singha Eneos Yamaha Tech3 (Tech 3) 29m 10.343s
22. Ezequiel Iturrioz ARG Blusens Avintia (Kalex) 29m 18.754s
23. Azlan Shah MAL IDEMITSU Honda Team Asia (Moriwaki) 29m 47.843s




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Vettel dan Webber Makin Dominan di Buddh International India

Written By Unknown on Saturday, October 26, 2013 | 2:28 PM





NEW DELHI, KOMPAS.com - Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel, kembali memimpin sesi latihan bebas tiga GP India yang berlangsung di Sirkuit Buddh International, Sabtu (26/10/2013). Rekan setimnya, Mark Webber, juga kembali meraih posisi dua pada sesi ini.

Cuaca buruk memaksa Race Control menunda sesi ini selama 30 menit. Setelah kabut yang menyelimuti sirkuit menipis dan helikopter medis dapat terbang dengan jarak pandang tak terganggu, para pebalap bisa turun ke lintasan untuk mulai memacu mobilnya.

Valtteri Bottas, Lewis Hamilton, dan Nico Rosberg langsung turun ke lintasan pada menit pertama. Menit berikutnya, hampir semua pebalap turun ke lintasan. Esteban Gutierrez menjadi pebalap pertama yang mencatat waktu tercepat pada sesi ini dengan 1 menit 30,709 detik.

Webber meningkatkan persaingan dengan mencatat 1 menit 27,879 detik, masih di menit yang sama dengan Gutierrez. Fernando Alonso sempat merebut posisi teratas pada menit enam yang langsung diambil kembali oleh Webber setelah ia memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 27,180 detik.

Rosberg naik ke posisi dua setelah mencatat waktu 1 menit 27,791 detik pada menit delapan, menggeser Alonso ke posisi tiga. Empat menit kemudian, Sergio Perez berhasil memimpin dengan 1 menit 27,136 detik.

Kerja keras Perez tak bertahan lama. Vettel yang turun kembali ke lintasan setelah berganti ban lunak, langsung menetapkan standar tinggi dengan 1 menit 25,332 detik. Webber yang juga berganti ban lunak, naik ke posisi dua setelah mencatat 1 menit 25,892 detik.

Pada menit 31, Kimi Raikkonen mencatat 1 menit 26,635 yang membawanya naik ke posisi empat, setelah Felipe Massa. Posisi tersebut langsung tergeser oleh Alonso yang naik ke posisi tiga dengan 1 menit 26,105. Hasi baik tersebut membuat Alonso dan timnya memutuskan untuk tetap memakai ban lunak hingga sesi berakhir.

Tidak ada pebalap yang bisa menggeser Vettel dan Webber di posisi satu dan dua hingga sesi ini selesai.

Hasil Sesi Latihan Bebas Tiga:
1. Sebastian Vettel    Germany Red Bull-Renault    1m 25.332s
2. Mark Webber    Australia Red Bull-Renault    1m 25.892s
3. Fernando Alonso    Spain Ferrari-Ferrari    1m 26.105s
4. Nico Hulkenberg    Germany Sauber-Ferrari    1m 26.306s
5. Romain Grosjean    France Lotus-Renault    1m 26.350s
6. Felipe Massa    Brazil Ferrari-Ferrari    1m 26.435s
7. Paul di Resta    Britain Force India-Mercedes    1m 26.438s
8. Nico Rosberg    Germany Mercedes-Mercedes    1m 26.441s
9. Jenson Button    Britain McLaren-Mercedes    1m 26.489s
10. Lewis Hamilton    Britain Mercedes-Mercedes    1m 26.557s
11. Kimi Raikkonen    Finand Lotus-Renault    1m 26.635s
12. Pastor Maldonado    Venezuela Williams-Renault    1m 26.641s
13. Sergio Perez    Mexico McLaren-Mercedes    1m 26.737s
14. Adrian Sutil    Germany Force India-Mercedes    1m 26.847s
15. Jean-Eric Vergne    France Toro Rosso-Ferrari    1m 26.876s
16. Valtteri Bottas    Finland Williams-Renault    1m 26.883s
17. Daniel Ricciardo    Australia Toro Rosso-Ferrari    1m 27.259s
18. Charles Pic    France Caterham-Renault    1m 27.941s
19. Esteban Gutierrez    Mexico Sauber-Ferrari    1m 28.019s
20. Giedo van der Garde    Holland Caterham-Renault    1m 28.498s
21. Max Chilton    Britain Marussia-Cosworth    1m 29.094s
22. Jules Bianchi    France Marussia-Cosworth    1m 29.169s




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Vettel Kuasai Sesi Latihan Berkabut di India

Written By Unknown on Friday, October 25, 2013 | 2:28 PM





NEW DELHI, KOMPAS.com - Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel, menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas satu GP India yang berlangsung di Sirkuit Buddh Internasional, Jumat (25/10/2013). Sesi ini terganggu dengan kabut yang menaungi lintasan.

Dua pebalap Williams, Valtteri Bottas dan Pastor Maldonado jadi yang pertama turun ke lintasan. Max Chilton turun pada menit berikutnya, diikuti Jean-Eric Vergne pada menit keempat. Cuaca berkabut membuat kebanyakan pebalap tidak turun pada menit-menit awal.

Sergio Perez yang baru turun ke lintasan pada menit ke-23 mencatat waktu tercepat pertama dengan 1 menit 30,953 detik pada menit 27. Perez dua kali mempertajam catatan waktunya pada menit 28 dan 33. Jenson Button yang baru bergabung pada menit 40 langsung menggeser Perez dari posisi puncak dengan mencatat waktu 1 menit 27,995 detik.

Pebalap Ferrari, Felipe Massa bergabung ke lintasan beberapa menit kemudian. Sayangnya, pebalap Brasil ini melakukan sedikit kesalahan yang membuatnya keluar lintasan pada tikungan 14.

Setelah melakukan beberapa kali putaran, Nico Rosberg menjadi yang tercepat dengan 1 menit 27,937 detik pada menit 49. Selang tiga menit, ia memperbaikinya menjadi 1 menit 27,217 detik. Sempat tergeser oleh Vettel pada menit 55, Rosberg kembali berkuasa setelah mencatat 1 menit 26,899 detik.

Rosberg hanya bertahan tiga menit di posisi teratas. Vettel yang tergeser ke posisi dua, mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 26,683 detik dan kembali memimpin.

Fernando Alonso mengalami masalah pada persneling yang memaksanya kembali ke pit pada menit 60. Tak lama berselang, Maldonado kehilangan kontrol hingga mobilnya melintir pada tikungan 13 ke 14. Lewis Hamilton yang sedang melaju di tikungan satu juga sempat keluar lintasan sebelum lanjut memacu mobilnya.

Hingga sesi ini berakhir, Vettel tetap berkuasa dengan menempati posisi satu. Mark Webber menyempurnakan sukses Red Bull dengan mencatat waktu tercepat kedua. Rosberg menyusul di posisi tiga, diikuti Romain Grosjean dan Hamilton di posisi empat dan lima.

Sebelumnya, GP India akhir pekan ini sempat terancam batal karena pihak penyelenggara belum membayar pajak hiburan tahun lalu. Pemilik Sirkuit Buddh Internasional, Jaypee, telah mengatasi masalah tersebut hingga GP India tetap berlangsung sesuai jadwal.

Hasil sesi latihan bebas satu:
1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 26.683s
2. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 26.871s
3. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 26.899s
4. Romain Grosjean France Lotus-Renault 1m 26.990s
5. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 1m 27.227s
6. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 27.335s
7. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes 1m 27.416s
8. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 27.692s
9. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari 1m 27.770s
10. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 1m 27.800s
11. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari 1m 28.035s
12. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 28.214s
13. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari 1m 28.336s
14. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault 1m 28.342s
15. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 28.468s
16. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 1m 28.538s
17. Kimi Raikkonen Finand Lotus-Renault 1m 28.730s
18. James Calado Britain Force India-Mercedes 1m 29.197s
19. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault 1m 29.413s
20. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth 1m 29.560s
21. Charles Pic France Caterham-Renault 1m 30.026s
22. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth 1m 30.471s




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Lotus: Raikkonen Tidak Kehilangan Minat

Written By Unknown on Thursday, October 24, 2013 | 2:28 PM





NEW DELHI, KOMPAS.com - Bos Lotus, Eric Boullier membantah tuduhan bahwa Kimi Raikkonen telah kehilangan semangat untuk menjalani musim ini, karena sudah mengamankan tempatnya untuk musim depan bersama Ferrari.

Raikkonen mendapat kepastian bergabung dengan Ferrari, jelang GP Singapura, September lalu. Sejak itu, dia seperti kalah bersaing dengan Grosjean. Boullier menegaskan bahwa hal ini terjadi bukan karena pebalap Finladia tersebut kehilangan motivasi, tapi lebih pada meningkatnya performa Grosjean.

"Saya rasa ini lebih pada Romain, yang kembali pada persaingan. Jika kalian ingat tahun lalu, Romain sangat cepat, tapi kalau boleh saya katakan semangatnya menurun dan dia sedikit kehilangan pegangan. Tapi Romain sekarang telah kembali," tutur Boullier.

Performa Raikkonen juga turut terpengaruhi dengan fakta bahwa dia tidak suka dengan ban Pirelli yang diperkenalkan sejak GP Hongaria, Juli lalu.

Dalam beberapa balapan terakhir, termasuk GP Jepang dua pekan lalu, Lotus jadi salah satu penantang kuat, menyaingi Red Bull Racing. Boullier mengaku senang kerja keras timnya akhirnya terbayar.

"Senang rasanya melihat perkembangan baru yang kami raih, termasuk para pebalap. Senang melihat bahwa kami bisa sedikit meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan motor saat kualifikasi dan menjaga karakteristik mobil saat balapan," tutup Boullier.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Subhan Aksa Tak Gentar Hadapi Lintasan Reli Spanyol

Written By Unknown on Wednesday, October 23, 2013 | 2:28 PM





SALOU, KOMPAS.com - Pereli Indonesia, Subhan "Ubang" Aksa telah mendarat di Spanyol untuk mengikuti RACC Rally Spanyol yang akan dimulai di Salou, Jumat (25/10/2013) malam waktu setempat. Bersama navigator Nicola Arena dan kru Bosowa Fastron Rally Team (FBRT), Ubang melakukan survei lintasan, Selasa hingga Kamis mendatang.

Ubang memang perlu persiapan matang untuk menghadapi kompetisi WRC-2 ini. Meski tahun lalu mengikuti event sama di PWRC, persiapan yang dilakukan Ubang berbeda. Selain berganti navigator, waktu lomba dan beberapa rute juga mengalami perubahan. Misalnya saja, pada hari pertama seluruh special stage (SS) berlangsung malam hari.

“Sebagian besar masih di lokasi tahun lalu. Rasanya sih tak terlalu bermasalah,” ujar Ubang melalui rilis yang diterima Kompas.com. “Tapi, pendekatannya yang harus berbeda. Driving style-nya juga harus berbeda karena kita akan reli dengan kondisi enggak bakal ada yang kelihatan. Inilah yang ingin kami perdalam dalam sesi recce (survei lintasan).”

Tantangan lain adalah karakter lintasan yang memang paling unik di antara 13 ronde kejuaraan dunia musim ini. Ada lintasan dengan aspal mulus dan lebar, namun ada pula lintasan berliku dan naik turun dengan jalan berbatu. Perbedaan karakter ini menjadi tantangan tersendiri untuk para pereli.

"Mengejar posisi podium seperti tahun lalu mungkin sulit karena lawan yang dihadapi jauh berbeda, tapi kemungkinan itu selalu ada. Yang penting fokus sepanjang balapan karena mobil sangat potensial melintir karena trek licin. Yah, setidaknya kami berharap finish dengan poin,” papar Ubang yang tahun lalu finis podium ketiga di kelas PWRC.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

DKI Kehilangan Pembina Olah Raga

Written By Unknown on Tuesday, October 22, 2013 | 2:28 PM





JAKARTA, Kompas.com - Kusnan Ismukanto, tokoh pembina olah raga DKI Jakarta dan nasional meninggal dunia di Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Kusnan meninggal dunia dalam usia 77 tahun di rumahnya di Jalan Cempaka Putih Timur 16 no.2, jakarta Pusat.

Semasa hidupnya, Kusnan aktif adalam pembinaan olah raga di Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Wakil ketua KONI DKI Jakarta pada periode lalu. Saat ini ia menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Koni Provinsi DKI Jakarta.

Kusnan juga -lah yang aktif  membawa DKI Jakarta menjadi juara umum dalam penyelenggaraan PON XVIII, Riau, September 2012 lalu.  Saat itu  kontingen DKI berhasil meraih 110 medali emas dan mengatasi kontingen Jawa Barat dan Jawa Timur.

Ia juga pernah menjadi chef de mission kontigen Indonesia ke Paralimpik di Beijing pada 2008 lalu.

Selamat jalan, Pak Kusnan....




Editor : Tjahjo Sasongko















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Alamsyah Tak Terganggu Pemain Pelatnas

Written By Unknown on Monday, October 21, 2013 | 2:28 PM





JAKARTA, Kompas.com  — Setelah absen di beberapa seri Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) 2013 sebelumnya, kota Semarang kembali menjadi tujuan para pemain pelatnas yang siap bersaing dengan klub-klub nasional maupun internasional lainnya yang menjadi kota kedelapan dari sepuluh kota yang disambangi Djarum Sirnas ditahun ini. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua bidang perwasitan Eddyanto Sabarudin.

"Djarum Sirnas Jateng diikuti kembali oleh para pemain pelatnas, setelah terakhir mereka ikut di seri Djarum Sirnas Jabar bulan Mei lalu," ujarnya.

Adapun pemain pelatnas yang turun di Djarum Sirnas kali ini adalah dari nomor tunggal putra/putri, dan juga ganda putra/putri. Sedangkan di nomor ganda campuran, pelatnas tidak ambil bagian.

Sebanyak 1.155 jumlah keseluruhan peserta Djarum Sinas Jateng dari 121 klub nasional, 13 Pengprov PBSI, pelatnas, dan 1 klub dari Jepang, akan menambah atmosfer Djarum Sirnas Jateng yang akan berlangsung pada 21 hingga 26 Oktober mendatang.

Sementara itu, turunnya sejumlah pemain pelatnas di Djarum Sirnas Semarang senin depan, tak lantas membuat langganan juara tunggal putra Alamsyah Yunus (Pertamina) menjadi pesimistis untuk bisa meraih gelar keenamnya di tahun ini pada Djarum Sirnas Semarang nanti.

“Kalo saya sih mau siapa pun yang akan menjadi lawan saya nanti tidak masalah. Yang pasti, ketika di lapangan siapa yang paling siap, dia yang akan menang. Dan semoga saja kondisi saya bisa tetap stabil, dan mudah-mudahan saya bisa membawa gelar keenam saya di tahun ini di Semarang nanti. “

Alamsyah sendiri di tujuh seri terakhir Djarum Sirnas tahun ini sudah mengantongi lima gelar, yakni di Djarum Sirnas Balikpapan, Jakarta, Lampung, Manado dan yang terakhir pekan lalu yang berlangsung di Bali.

Meski demikian, Alamsyah tetap waspada di Djarum Sirnas Semarang nanti. Pasalnya, Panji Akbar yang merupakan pemain muda asuhan pelatnas yang kemungkinan besar akan dia hadapi di babak delapan besar nanti, pernah mengalahkannya di Taiwan GPG yang berlangsung bulan September lalu.

“Tetap waspada saja. soalnya saya juga pernah bertemu Panji Akbar di Taiwan beberapa bulan lalu, dan saya kalah tiga gim. Semoga saja jika saya bertemu Panji di Sirnas Semarang nanti, saya bisa menebus kekalahan di Taiwan lalu.”

Di sisi lain, pelatih tunggal putra Pelatnas Budi Santoso menyampaikan, pemain asuhannya yang turun di Djarum Sirnas Semarang nanti diharapkan mampu bermain maksimal. Ia pun menargetkan mampu mencuri gelar lewat pemain andalannya Panji Akbar.

“Semuanya memang mempunyai kans untuk bisa menang. Namun, Panji Akbar yang saya kira bisa memberikan harapan agar mencuri gelar di Sirnas Semarang nanti. Karena selain kondisinya sekarang ini yang cukup baik untuk bertanding, ia pun mempunyai bekal setelah mampu mengalahkan juara Sirnas beberapa kali, Alamsyah Yunus, di Taiwan lalu. Kita liat saja nanti hasilnya, yang pasti saya berharap yang terbaik saja untuk anak didik saya, karena untuk menambah bekal pengalaman mereka juga dalam bertanding," ungkap Budi.

Selain itu, di sektor ganda putra, persaingan pun semakin ketat. Selain pemain pelatnas Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma yang menjadi unggulan pertama, ganda kuat langganan juara Djarum Sirnas Rendra Wijaya/Rian Sukmawan (Musica Champion) yang menjadi unggulan kedua kembali masuk dalam bagan Djarum Sirnas Jateng ini, setelah di beberapa Sirnas terakhir mereka absen.

Di nomor tunggal putri, Febby Angguni (Djarum) kembali menjadi unggulan pertama yang diikuti Ana Rovita (Djarum) di posisi unggulan kedua. Sedangkan di sektor ganda campuran, Ardiyansyah/Devi Tika (Pertamina/SGS) yang merupakan unggulan pertama sekaligus juara Djarum Sirnas Bali kemarin patut waspada di Djarum Sirnas Jateng nanti. Pasalnya, mereka dibayangi oleh pemain senior Tri Kusharyanto/Nadia Melati (Pertamina) yang menjadi unggulan kedua di bawahnya.(*/)




Editor : Tjahjo Sasongko















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Wang Yihan Tak Pernah dan Tak Ingin Kalah dari Intanon

Written By Unknown on Sunday, October 20, 2013 | 2:29 PM

ODENSE, KOMPAS.com - Unggulan lima tunggal putri, Wang Yihan, akan menjalani tantangan terakhirnya di Yonex Denmark Open Superseries Premier 2013, dengan melawan unggulan enam asal Korea, Sung Ji-hyun, untuk merebut gelar juara, di Odense Sports Park, Minggu (20/10/2013) malam.

Sebelumnya, Wang mengalahkan Juara Dunia 2013 asal Thailand, Ratchanok Intanon, dengan tiga game ketat 21-23, 21-19, 21-17, pada babak semifinal, Sabtu (19/10/2013).

"Ratchanok telah menunjukkan hasil luar biasa tahun ini dan gelar juara dunia yang ia dapatkan membuatnya penuh percaya diri. Saya tahu pertandingan ini akan berjalan sangat ketat, tapi saya tidak pernah kalah darinya dan tidak berniat kalah kali ini," ujar Wang.

Intanon memang belum pernah sekali pun memenangi pertandingan melawan Wang dalam tujuh kali pertemuan mereka, termasuk babak semifinal Denmark Open kali ini.

"Di final nanti saya akan melawan Ji-hyun. Dia sudah berkembang dan bisa mencapai final, artinya dia hebat. Saya harus mempersiapkan diri lebih baik lagi," aku Wang.

Wang juga mengaku menyukai Denmark karena banyak pendukungnya di sini. Ia sangat ingin memenangi pertandingan final sekaligus membawa pulang gelar juara turnamen level superseries premier ini.

2:29 PM | 0 komentar | Read More

Angkel Sakit Lagi, Saina Nehwal Gagal Pertahankan Gelar Denmark Open

Written By Unknown on Saturday, October 19, 2013 | 2:28 PM




Tunggal putri India, Saina Nehwal (kanan) menukar kok saat bertanding melawan tunggal Korea, Sung Ji-hyun, pada babak perempat final Yonex Denmark Open Superseries Premier 2013, di Odense Sports Park, Denmark, Jumat (18/10/2013). | BADMINTON PHOTO








ODENSE, KOMPAS.com - Tunggal putri India, Saina Nehwal gagal mempertahankan gelar juara di Yonex Denmark Open Superseries Premier 2013. Harapan pebulu tangkis berusia 23 tahun ini untuk merebut gelar pertamanya tahun ini, turut kandas.

Nehwal terhenti di babak perempat final, setelah dikalahkan unggulan enam asal Korea, Sung Ji-hyun, dengan rubber game 21-13, 18-21, 19-21, di Odense Sports Park, Denmark, Jumat (18/10/2013).

Nehwal mengaku bisa bertanding dengan baik pada game pertama dan kedua. Dia mengaku kehilangan fokus saat memasuki game ketiga yang membuatnya kalah tipis dengan 19-21. "Saya merasakan sesuatu pada bagian angkel yang membuat saya kesulitan sepanjang game ketiga," aku Nehwal.

Nehwal mengalami cedera angkel kanan sejak Indonesia Open, Juni lalu. Sebelumnya, ia juga mengalami cedera lutut kanan usai Olimpiade London 2012. Cedera berkepanjangan inilah yang membuat unggulan empat tersebut selalu terhenti di babak perempat final atau semifinal pada turnamen sepanjang tahun ini.

Namun, Nehwal tak menjadikan sakit ini sebagai alasan kekalahannya dari Sung. "Saya tidak akan mengeluh. Dia (Sung) memang bermain lebih baik dari saya kali ini," ujar Nehwal.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Kapten Tim Piala Fed Kanada Meninggal karena Kanker

Written By Unknown on Friday, October 18, 2013 | 2:28 PM





MONTREAL, Kompas.com - Rene Simpson, mantan pemain, pelatih dan kapten tim Piala Fed Kanada meninggal dunia, Kamis (17/10/2013), setelah berjuang melawan kanker otak yang dideritanya.

Hal ini diungkapkan oleh Tennis Canada dalam pernyataan tertulis. "Kami merasa sedih dan kehilangan atas berita kepergian Rene," kata Hatem McDadi dari Tennis Canada dalam sebuah pernyataan tertulis. ""Kami akan selalu mengenang Rene sebagai seorang yang hangat, loyal kepada keluarga dan teman dan memiliki semangat cinta kepada negara."

Sebagai pemain, Rene Simpson  pernah mencapai peringkat 70 dunia pada April 1989.  Tahun itu pula ia lolos ke babak ketiga turnamen grand slam Perancis Terbuka.  Sementara di nomor ganda ia menempati peringkat 32 dan pernah lolos ke babak perempat final AS Terbuka.

Simpson pernah memperkuat tim Piala Fed Kanada pada 1990-an. Ia bertindak sebagai kapten tim Piala Fed antara 2001 dan 2009 dan membawa Kanada lolos ke Grup II dunia pada 2007.

Namanya masuk dalam Hall of Fame Tenis Kanada pada 2011. Penghormatan buat Simspon akan dilakukan Tennis Canada saat  Kanada menjamu Serbia di  pertandingan babak pertama Grup II pada 8-9 Februari mendatang.

Lewat akun facebooknya, legenda tenis Yayuk Basuki, petenis Indonesia yang pernah bertanding di WTA Tour dan seangkatan dengan Simpson mengucapkan selamat jalan. "RIP . Good bye my friend. God loves u..."




Editor : Tjahjo Sasongko















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Pedrosa Siap Bersenang-senang di Phillip Island

Written By Unknown on Thursday, October 17, 2013 | 2:28 PM





PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com - Dani Pedrosa mencatat kemenangan ketiganya musim ini, setelah finis pertama pada GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (13/10/2013). Dua kemenangan lainnya didapat pada GP Spanyol dan Perancis. Pedrosa tengah berburu kemenangan pertama di Phillip Island, di kelas MotoGP.

Kemenangan di Sepang tersebut jadi hiburan berharga bagi Pedrosa, setelah kenangan buruk di Aragon, dua pekan sebelumnya saat dia gagal finis karena mengalamai kecelakaan. Hasil ini juga membuka kembali peluang Pedrosa untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia, meski sangat kecil.

"Saya sangat senang dengan penampilan saya di Malaysia dan seluruh tim telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," kata runner-up 2012 tersebut. "Saya punya dua hari untuk beristirahat satelah balapan (Malaysia) lalu berangkat ke Phillip Island dan akan berusaha untuk mendapat hasil sebagus mungkin pada tiga balapan di depan."

"Lintasan (Phillip Island) sangat menyenangkan, layout-nya membuat balapan jadi menyenangkan. Saya juga tak sabar ingin mencoba aspal baru. Saya mendapat hasil yang berbeda-deda saat membalap di sana. Saya menantikan membalap di sana dan menikmati lintasan (Phillip Island)."

Repsol Honda memenangi dua balapan terakhir di Phillip Island, melalui Casey Stoner. Pebalap Australia yang memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim lalu tersebut, selalu menang di enam GP Australia terakhir. Siapa pun yang jadi pemenang pada akhir pekan nanti, merupakan juara Phillip Island selain Stoner, sejak Marco Melandri pada 2006.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Lorenzo Tak Akan Menyerahkan Gelar Juara Dunia dengan Mudah

Written By Unknown on Wednesday, October 16, 2013 | 2:28 PM





PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo menolak untuk menyerah dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Lorenzo saat ini berada di peringkat dua klasemen dengan 255 poin, tertinggal 43 angka dari calon kuat juara musim ini, Marc Marquez.

Jika Marquez juara pada GP Australia, akhir pekan nanti, sementara Lorenzo hanya bisa finis ketiga atau lebih rendah, gelar juara dunia musim ini sudah bisa dipastikan akan jadi milik rookie Honda tersebut.

"Tidak ada yang saya pertaruhkan. Saya harus mencoba dan memenangi setiap balapan hingga musim ini berakhir," kata Lorenzo. "Perebutan gelar juara belum berakhir karena Marc masih belum menjadi juara dunia, meskipun ini nyaris tidak mungkin (menjadi juara dunia) karena jumlah poin, dan kecuali saya memenangi balapan."

"Tetapi, saya selalu cukup cepat di Phillip Island meskipun saya belum pernah juara di sana, jadi mungkin ini akan jadi yang pertama (saya juara)," tambah pebalap Yamaha tersebut.

Lorenzo memastikan raihan gelar juara dunia keduanya, tahun lalu, setelah finis kedua pada GP Australia, di belakang Casey Stoner yang mencatat rekor menang untuk kali keenam secara beruntun di hadapan pendukungnya.

Lorenzo punya beberapa kenangan buruk di Phillip Island, yakni saat mengalami kecelakaan pada tikungan pertama pada balapan 2009, dan kecelakaan yang menghancurkan jarinya pada sesi latihan bebas pada 2011, yang membuatnya batal turun balapan.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Jalani Strategi Tim, Kunci Kemenangan Vettel

Written By Unknown on Monday, October 14, 2013 | 2:28 PM





SUZUKA, KOMPAS.com — Sebastian Vettel meraih kemenangan kesembilan musim ini atau kelima secara berurutan, setelah memenangi GP Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (13/10/2013). Pebalap Jerman ini memulai balapan dari posisi start kedua, di samping rekan satu timnya, Mark Webber, yang menjadi polesitter.

Peraih gelar juara dunia tiga kali tersebut memulai balapan dengan kurang baik dan turun ke posisi ketiga di belakang Webber dan Romain Grosjean. Kondisi memburuk untuk Vettel saat sayap depan mobilnya menyenggol roda kanan Lewis Hamilton.

Menggunakan taktik three-stop, Webber menggeser Grosjean yang saat itu sedang memimpin. Setelah itu, Vettel bisa mengambil alih saat Webber masuk ke pit untuk kali terakhir. "Ini adalah kemenangan yang sangat menyenangkan, benar-benar hebat," aku Vettel. "Saya suka sirkuit ini dan rasanya fantastis bisa menang di sini."

"Saya memulai balapan sedikit di belakang Romain dan Mark. Dari data, saya memang lebih lambat satu detik selama dua hingga tiga lap dibandingkan mereka. Kami kemudian mencoba untuk mengejar dan membuat mereka berada di bawah tekanan jelang akhir balapan."

"Jelas, setelah pit pertama, Mark memutuskan untuk melakukan three-stop, yang menjadi taktik terbaik. Sebelum balapan, saya pikir kami ditargetkan untuk melakukan two-stop, tetapi (kondisi) ban tidak mendukung dan tidak seperti yang kami perkirakan."

"Saya benar-benar mencoba untuk membuat jarak pada lap-lap awal, kemudian menutupnya kembali, yang memang berjalan sangat baik, terutama dengan Romain. Jelang akhir balapan, saya berada tepat di belakangnya saat ia menuju pit. Saya bisa menjauh pada beberapa lap, kemudian saya memiliki ban baru saat menyalipnya. Jadi, ya, ini adalah strategi yang hebat," terang Vettel.

Kepala tim Red Bull Racing, Christian Horner, mengakui bahwa balapan tersebut telah menjadi adu strategi yang didasarkan pada cara dua pebalap menggunakan ban mereka.




Editor : Pipit Puspita Rini















2:28 PM | 0 komentar | Read More

Bradley Menang Angka atas Juan Manuel Marquez

Written By Unknown on Sunday, October 13, 2013 | 2:28 PM





LAS VEGAS, Kompas.com — Petinju AS, Timothy Bradley, menang angka atas petinju Meksiko Juan Manuel Marquez dalam pertarungan antara sesama petinju penakluk Manny Pacquiao, Sabtu (Minggu WIB).

Dalam pertarungan yang berlangusng ketat di Thomas & Mack Center, Las Vegas, Bradley dinyatakan menang angka split. Dua hakim memberi kemenangan 116-112 dan 115-113 buat Bradley, sementara seorang lainnya memberi angka 115-113 buat Marquez.

Keputusan ini mendapat cemoohan dari para pendukung Marquez yang mendominasi Thomas and Marck Center. Sementara, kubu Bradley memandang keputusan ini memang layak diterimanya. "Seharusnya saya bahkan menang angka mutlak," kata Bradley.

Kedua petinju ini pernah mengalahkan petinju Filipina, Manny Pacquiao, pada 2012 lalu. Bradley dinyatakan menang angka kontroversial pada pertarungan 6 Juni, sementara Marquez memukul KO Pacquiao di ronde 6 pada pertemuan 8 Desember.

"Saya tahu ini adalah waktu buat saya," kata Bradley. "Dia seorang veteran. saya hanya berusaha bertahan dengan solid dan berusaha memukulnya."

Di usia 40, Marquez yang memiliki rekor bertarung 55-7-1 dengan 40 KO seperti tak mau kalah. Sepanjang pertarungan, kedua petinju ini baku pukul dengan daya tahan yang prima.

Bradley yang memiliki rekor bertarung 31-0, 12 KO, berharap dapat bertemu lawan yang lebih baik pada pertemuan  berikutnya. "Saya hanya mau bertemu dengan petinju terbaik di dunia saat ini. Saat ini hanya ada tiga petinju terbaik, Floyd Mayweather, Andre Ward, dan Tim Bradley."




Editor : Tjahjo Sasongko















2:28 PM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger