Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Revisi Anggaran, Jokowi Konsentrasi di Transportasi

Written By Unknown on Monday, October 22, 2012 | 2:55 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengebut mengerjakan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Penghitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2013. Revisi KUA PPAS akan segera diserahkan kepada dewan.

"Ini KUA PPAS, kita kerjain terus siang malam setiap hari dikebut. Dan pagi-pagi, Alhamdulillah selesai di internal kita. Hari ini atau besok akan diserahkan ke dewan," kata Jokowi di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (22/10/2012).

Dalam revisi tersebut, kata Jokowi, dikonsentrasikan kepada permasalahan transportasi. Mulai dari penanganan kemacetan lalu lintas, pengadaan angkutan umum dan sebagainya.

Selanjutnya, di bidang pekerjaan umum, akan ada normalisasi saluran air mikro hingga makro. Selain itu, di bidang perumahan, akan ada perbaikan di bidang kawasan perkampungan kumuh.

Pada sektor pendidikan dan kesehatan membahas mengenai kartu pintar dan kartu sehat. Anggaran yang tersedia tersebut, tutur Jokowi, tersedia untuk menjalankan program-pogram selama lima tahun ke depan.

Jokowi menjelaskan, pengerjaan KUA PPAS dikebut agar visi misi Jokowi-Basuki di tahun 2013 dapat terakomodir secara keseluruhan di APBD.

Sebenarnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyerahkan KUA PPAS ke DPRD DKI Jakarta di akhir masa kepemimpinan Fauzi Bowo. Namun KUA PPAS ditarik kembali untuk disinkronkan dengan program-program yang akan dijalankan oleh Gubernur Jokowi lima tahun ke depan.

Dalam KUA PPAS itu tercantum anggaran tahun 2013 mencapai Rp 44 triliun. Angka tersebut meningkat 10 persen dari APBD Perubahan 2012 sebesar Rp 41,3 triliun.


Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









2:55 PM | 0 komentar | Read More

Kuartal III, PLN Raup Pendapatan Rp 93,92 Triliun




Kuartal III, PLN Raup Pendapatan Rp 93,92 Triliun





Penulis : Didik Purwanto | Senin, 22 Oktober 2012 | 14:31 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) mencatatkan kenaikan pendapatan hingga kuartal III-2012 sebesar 10,2 persen dari Rp 85,23 triliun menjadi Rp 93,92 triliun. Kenaikan pendapatan disebabkan karena pertumbuhan konsumsi listrik dari segmen rumah tangga.


"Pendapatan kita hingga September 2012 naik 10,2 persen, disebabkan karena peningkatan konsumsi listrik rumah tangga," kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji sebelum Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR Jakarta, Senin (22/10/2012).


Menurut Nur, kenaikan pendapatan PLN disebabkan dari pertumbuhan pelanggan dari sisi industri sebesar 4,4 persen, dari sisi bisnis sebesar 6 persen dan segmen rumah tangga 8,3 persen.


Sementara dari sisi pangsa pasar, kenaikan pendapatan ditopang oleh konsumsi rumah tangga 41,6 persen, industri 34,6 persen dan bisnis 16,2 persen. Sementara dari pertumbuhan konsumsi, terbesar dari rumah tangga 11,9 persen, industri 8,8 persen dan bisnis 7,7 persen. Sedangkan lain-lain 12,4 persen. Namun Nur enggan menjelaskan laba bersih perseroan hingga September 2012. "Nanti saja," tambahnya.






Editor :


Erlangga Djumena















2:54 PM | 0 komentar | Read More

Polri Selidiki Jaringan Peledak Bom Poso





Polri Selidiki Jaringan Peledak Bom Poso





Penulis : Ratih Prahesti Sudarsono | Senin, 22 Oktober 2012 | 12:46 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Suhardi Alius mengatakan, Polri masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap jaringan atau kelompok di balik peledakan bom di Pos Lalu Lintas Smaker di Poso, Sulawesi Tengah. Saat ini belum bisa disebut bahwa pelakunya adalah jaringan atau kelompok mana.


"Saat ini sedang didalami, termasuk apakah para pelakunya ada kaitan dengan jaringan teroris yang ada," kata Irjen Suhardi Alius, Senin (22/10/2012) sekitar pukul 11.00.


Ketika ditanya, apakah peledakan bom tersebut karena kelompok tertentu yang marah karena pemindahan tempat tahanan Abu Bakar Basyir atau proses persidangan sejumlah tersangka saat ini di pengadilan Jakarta, Irjen Suhardi Alius hanya menjawab bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan, belum ada kesimpulan.


"Saat ini fokus kami lainnya adalah meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan patroli gabungan dengan aparat keamanan lainnya," katanya.


Selain itu, tambahnya, menjaga dan mengupayakan jangan sampai masyarakat terprovokasi.

















2:43 PM | 0 komentar | Read More

Rexy Sempat Bertemu Gita Wirjawan




Rexy Sempat Bertemu Gita Wirjawan





Senin, 22 Oktober 2012 | 13:49 WIB













Umar Widodo/Warta Kota


Ricky Soebagdja (kiri) dan Rexy Mainaky, ketika mengadakan pertandingan eksibisi dengan Candra Wijaya/Sigit Budiarto (kanan).




TERKAIT:





JAKARTA, Kompas.com - Juara Olimpiade 1996, Rexy Ronald Mainaky, kembali berkiprah di bulu tangkis Indonesia untuk menjabat Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi dalam kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016.
     
Kiprah Rexy di dunia bulu tangkis tidak perlu diragukan lagi, ujar Koesdarto yang baru saja terpilih sebagai Sekretaris Jenderal PBSI saat jumpa pers mengumumkan kepengurusan baru PB PBSI periode 2012-2016 di Jakarta, Senin.
     
Sebagai pelatih, ia telah berhasil membawa pasangan Inggris Nathan Robertson-Gail Emms meraih medali perak di Olimpiade Athena tahun 2000. Ia juga pernah melatih di Malaysia dan hingga saat ini masih menjadi pelatih di Filipina.
     
Menurut Koesdarto, Rexy ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PBSI, Gita Irawan Wirjawan.   "Dia orang muda yang banyak ide, gagasan yang dia sampaikan kreatif dan menarik. Kita semua tahu Rexy melatih di luar negeri dan prestasi bulu tangkis negara itu bisa maju," katanya kepada Antara.
     
Ia mengatakan bahwa saat Rexy ketemu Ketua Umum PBSI, menyampaikan ide-idenya untuk bulu tangkis Indonesia. "Pak Gita melihat dia cukup perhatian bagaimana meningkatkan prestasi yang tinggi," tambahnya.


Rexy sendiri saat ini masih terikat kontrak sebagai pelatih kepala tim bulu tangkis Filipina. Ia mematok target untuk meloloskan pemian Filipina ke cabang bulu tangkis Olimpiade Rio  de Janeiro 2016 mendatang.  Saat ditanya Kompas.com bagaimana ia akan  membagi waktu, melalui akun facebook miliknya, Rexy hanya berkata,"Ha ha belum tahu nih."
     
Selain Rexy, mantan pebulutangkis Indonesia lainnya juga turut menghiasi jajaran kepengurusan baru PB PBSI dibawah kepemimpinan Gita, yakni Susy Susanti dan Ricky Subagja.

Susy, yang pernah menyabet medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 itu, ditunjuk sebagai Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi. Sedangkan Ricky memegang posisi Kepala Sub Bidang Humas dan Sosial Media. "Posisi Susy sebagai staf ahli yang nantinya setiap saat akan berkomunikasi dengan Rexy. Beliau siap mendukung PBSI di tengah kesibukannya," ujar Koesdarto.
    
Program kerja dari kepengurusan baru ini masih belum digodok sebelum pelantikan dilakukan, seperti yang diungkapkan mantan Sekjen PBSI, Yacob Rusdianto yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas. "Kita perlu dukung fungsi-fungsi kepengurusan ini karena pasti akan lebih baik , didukung ahli dan prestasi akan kembali jaya," katanya.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















2:28 PM | 0 komentar | Read More

200 Mainan Tradisional Sunda Terancam Punah


KUNINGAN, KOMPAS - Sekitar 200 mainan tradisional khas Sunda terancam punah jika tidak ada upaya pelestarian yang serius dari pemerintah setempat serta masyarakat. Pada Sabtu (20/10/2012) hingga Minggu ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar perlombaan dan festival mainan tradisional di Open Space Gallery, Kabupaten Kuningan.


Sebanyak 105 peserta dari 21 kota dan kabupaten di Jabar ikut serta dalam kegiatan tersebut. Lima daerah lainnya absen pada penyelenggaraan kali ini, yaitu Kota Tasikmalaya dan Sukabumi, serta Kabupaten Cirebon, Sumedang, dan Depok.


Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Agus Saputra, Sabtu, mengatakan, perlombaan mainan tradisional tingkat Jabar itu merupakan kali keempat dilaksanakan. Kegiatan itu pertama kali diadakan tahun 2009, dan terus menjadi agenda rutin tahunan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar.


Perlombaan itu melibatkan 10 permainan tradisional yang paling populer, yakni egrang, kelom batok, rorodaan, engkle/sondah, sorodot gaplok, perepet jengkol, gatrik, gasing, bedil jepret, dan sumpit. Permainan itu dilakukan berurutan dengan adu kecepatan di antara dua tim dari daerah yang berbeda. Masing-masing tim terdiri atas lima anak yang bekerja sama memainkan kesepuluh mainan itu. Tim yang tercepat menyelesaikan urutan permainan itu adalah pemenangnya.


Anak-anak dari berbagai daerah tampak amat bersemangat dan menikmati perlombaan mainan tradisional tersebut. Sebagian besar mainan itu terbuat dari bambu, kayu, dan sebagian lain dari batok kelapa, dan batu. Kerja sama tim, keuletan, serta keterampilan menjadi syarat utama keberhasilan mereka memainkan permainan tradisional itu.


”Kami latihan tiga minggu untuk sorodot gaplok (permainan membidik batu dengan batu lain yang diletakkan di telapak kaki) saja. Yang susah lagi ialah gasing karena menjaga gasing tetap berputar saat diangkat dari tanah itu tidak mudah,” kata Fadly Pangestu Anwar (11), siswa kelas VI SD Mukti Jaya 02 Kabupaten Bekasi. Pada perlombaan Sabtu itu, tim dari Kabupaten Bekasi mengalahkan tim dari Kabupaten Karawang dan Kota Cimahi.


Jarang dimainkan


Selain 10 permainan itu, sekitar 190 permainan tradisional lain kian jarang ditemui dan dimainkan oleh anak-anak di wilayah Jabar. Maraknya permainan modern seperti games dengan komputer, menurut Agus Saputra, ikut menciutkan kegemaran anak-anak Sunda terhadap mainan tradisional.


Padahal, mainan tradisional itu dinilai lebih merangsang kreativitas dan kerja sama tim, sebab untuk membuatnya diperlukan keterampilan individu dan kelompok sejak dari mengumpulkan bahan-bahannya dari alam hingga pembuatannya. Permainan tradisional juga mengutamakan sportivitas dan kompetisi yang adil antaranak.


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Tedi Suminar mengatakan, permainan tradisional akan didorong masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah di Kuningan. Kebijakan itu didahului dengan pengenalan jenis permainan tradisional kepada anak-anak sekolah.


”Tahun 2013 pemkab akan menganggarkan dana khusus bagi kegiatan rutin perlombaan dan festival mainan anak-anak tradisional,” ujarnya. (REK)












2:12 PM | 0 komentar | Read More

PDI-P: Partai Tak Intervensi Jokowi-Basuki

Written By Unknown on Sunday, October 21, 2012 | 2:55 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, mengatakan, hubungan partainya  dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) baik-baik saja. Pasca Pilkada DKI Jakarta hubungan kedua partai sempat dikabarkan merenggang. Hubungan tak harmonis ini tergambar dari sejumlah pernyataan politisi PDI Perjuangan yang menyatakan bahwa Gerindra memanfaatkan pencalonan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada DKI untuk meningkatkan popuaritas Gerindra dan Ketua Dewan Pembina-nya Prabowo Subianto.

"Kalau di DKI, hubungan kami baik-baik saja dan kita sudah berkomunikasi dengan teman-teman Partai Gerindra," kata Djarot, di Kantor DPD PDIP DKI, Jakarta, Minggu, (21/10/2012).

Meski baik-baik saja, Djarot mengingatkan, kedua partai hendaknya tak mengintervensi kepemimpinan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, terutama untuk pengisian jabatan di Pemprov DKI. "Teman-teman yang berada di birokrasi enggak usah gugup, profesional saja," kata Djarot.

Lebih lanjut, Djarot mengatakan, PDI-P telah melarang keras seluruh kader partai untuk mencampuri penataan birokrasi DKI. "Semua itu kewenangan penuh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI," ujarnya. 

Menurutnya, langkap PDI-P mengusung Jokowi-Basuki bukan hanya mempertaruhkan kepemimpinan, tetapi juga mempertaruhkan masa depan DKI lima tahun ke depan. Selain itu juga mempertaruhkan nama baik partai.

"Oleh sebab itu, kami menginstruksikan kader untuk mengawal dan menindaklanjuti termasuk legislatif. Langsung ditindaklanjuti dengan Rakerda, sebagai bentuk tanggung jawab parpol. Keberadaan parpol ini mutlak. Di dalam parpol, kader digodok, juga sebagai pertaruhan Jokowi lulus ujian menjadi kader terbaik," kata Djarot.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebutkan, ada "penumpang gelap" yang ikut menikmati kemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama di Pilkada DKI Jakarta. Hal itu disampaikannya dalam Pidato Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP, Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu. Mereka, menurut Megawati, mengklaim sebagai pihak yang paling berjasa dalam kemenangan Jokowi-Basuki. Rupanya, sindiran Megawati itu bukan hanya terkait peningkatan elektabilitas parpol. Namun, ada keinginan pihak tertentu untuk menduduki jabatan strategis di Jakarta setelah Jokowi-Basuki menjadi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









2:55 PM | 0 komentar | Read More

Menko Minta Developer Bangun Rumah Murah




Menko Minta Developer Bangun Rumah Murah





Penulis : Didik Purwanto | Minggu, 21 Oktober 2012 | 14:51 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa meminta pengembang (developer) untuk membangun rumah terjangkau namun masih layak huni bagi masyarakat. Hal tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

"Pemerintah memiliki program pengembangan perumahan masyarakat miskin. Itu sebaiknya menghasilkan produk perumahan yang layak huni namun dengan harga terjangkau. Saya harap pengembang mau memikirkan perumahan untuk kelas bawah," kata Hatta saat membuka pameran industri properti BNI-REI Expo di Jakarta, Sabtu (20/10/2012) malam.

Menurut Hatta, selama ini pemerintah sudah memiliki dana insentif untuk pembangunan rumah murah itu. Begitu juga dengan program pemerintah mengenai pembangunan perumahan tipe kluster empat bagi masyarakat tidak mampu. Program pembangunan perumahan tipe kluster dan dana insentif yang akan dialokasikan ke Kementerian Perumahan Rakyat ini hanya tinggal eksekusi saja.

"Namun dana dari pemerintah saja tidak cukup. Seharusnya ada sistem kemitraan baik dari pemerintah, swasta dan publik," tambahnya.

Selama ini, pihak swasta, misalnya dari kalangan perbankan, sudah menyediakan dana kredit pemilikan rumah (KPR). Dana dari kalangan swasta tersebut nantinya bisa diselaraskan dengan program pemerintah yang memberikan insentif bagi perumahan rakyat.

Menurut Hatta, program kemitraan ini sudah didorong untuk diaplikasikan di anak usaha Kementerian BUMN maupun swasta.

"Kami sudah meresmikan dua proyek, salah satunya di NTB. Sehingga BUMN dan swasta menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mereka, pemerintah hanya menambah sedikit," jelasnya.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri















2:54 PM | 0 komentar | Read More

Jumhur: Tak Ada Penyanderaan TKI di Bandara


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengatakan, tidak ada "penyanderaan" terhadap seorang TKI bernama Ika Purwaningsih, di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (20/10/2012) malam. Ia membantah informasi yang beredar di media dan pesan berantai yang menyebutkan Ika (23), TKI asal Desa Lempuyang Rt 02/01, Kecamatan Anjatan, Indramayu, Jawa Barat "disandera" di bandara.

Ika Purwaningsih tiba dari Singapura pada Sabtu malam, sekitar pukul 21.00 WIB, dengan pesawat Tiger Airways TR 2276. Menurut Jumhur, ia sudah berbicara via telepon dengan Ika pada pukul 22.40 WIB, malam tadi.

 "Saya sudah bicara langsung per telepon dengan Ika yang disambungkan lewat petugas BNP2TKI yang ada di Bandara Soetta yaitu Saudara Ramli Taher. Ika menyatakan kaget dengan menyebarnya berita ataupun isu bahwa dirinya disandera di Terminal 2 Bandara Soetta," kata Jumhur.

Berdasarkan pengakuan Ika, kata Jumhur, ia tiga di Bandara Soekarno Hatta dalam keadaan baik. Menurut informasi yang beredar, Ikan tersandera di Bandara karena tak mampu membayar "ongkos siluman" sebesar Rp 600.000. Kepada Jumhur, Ika mengaku tak mengalami pemerasan atau untuk keperluan apapun atas permintaan oknum di Bandara.

Jumhur mengatakan, terkait ihwal penjemputan di bandara, Ika mengaku memang dijemput oleh supir perusahaan yang memberangkatkannya ke luar negeri.

"Terus terang, saya mencurigai modus penjemputan TKI oleh perusahaan ini sebagai bentuk yang mengarah pada tindakan human trafficking ataupun secara sengaja untuk membuat praktik daur ulang pada TKI agar bisa diberangkatkan lagi ke luar negeri oleh perusahaan pengirimnya," katanya.

Ika merupakan TKI yang diberangkatkan kerja ke Singapura oleh PT Ansprida Family, Jakarta, pada 10 Februari 2012 dan tergolong sebagai TKI tidak berhasil memenuhi kontrak, karena hanya bekerja selama delapan bulan.

Menurut Jumhur, setibanya di Tanah Air, Ika langsung diantar ke Gedung Balai Pendataan Kepulangan TKI di Selapajang, Tangerang, Banten untuk pendataan diri maupun permasalahannya.

"Ika dipulangkan ke daerah asalnya oleh pemerintah atau melalui fasilitas BNP2TKI secara gratis pada Sabtu malam juga," ujarnya.

Jumhur menjelaskan, sesuai aturan, maka ketibaan para TKI yang melalui Bandara Soekarno-Hatta akan melalui Gedung BPK TKI yang dikelola BNP2TKI sampai diberlakukannya Permenakertrans Nomor 16/2012 tentang Tata Cara Kepulangan TKI Secara Mandiri yang ditetapkan 26 September 2012. Pelaksanaan Permenakertrans itu dimulai tiga bulan ke depan atau 26 Desember 2012.

"Sebelum berlakunya Permenakertrans itu, penjemputan kedatangan TKI oleh keluarga dan apalagi perusahaan tidak diperkenankan," kata Jumhur.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa seorang TKI bernama Ika "disandera" di Ruang TKI Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta karena tak sanggup membayar "uang siluman" sebesar Rp 600.000.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









2:43 PM | 0 komentar | Read More

Chris John Hadapi Lawan Berat


JAKARTA, Kompas.com - Juara Dunia super kelas bulu WBA, Chris John  berjabnji akan terus memukul lawannya, Chonlatarn Piriyapintyo dalam perebutan gelar di Singapura, 9 November mendatang.

Chris John akan mempertahankan gelarnya uantuk ke 17 kali menghadapi petinju Thailand tersebut dalam pertarungan di Marina Bay Sands.  Di malam yang sama, Juara dunia kelas bulu IBO, Daud "cino" Yordan juga akan mempertahankan gelarnya menghadapi Choi "Mongolian Terinator"Tsevenpureev.

Chris John memang patut berhati-hati menghadapi lawannya.  Seperti dirinya yang tak terkalahkan dengan 47 kali menang, Chonlatarn memiliki rekor bertarung 44 kali menang tanpa kalah.

"Seperti tipikal petinju Thailand, ia pastinya tahan pukulan. Tetapi kalau dipukul terus menerus, masak ia bisa bertahan. Si leher beton (Mike Tyson) saja bisa jatuh," kata Chris John di Jakarta, Minggu (21/10).

Untuk itulah,  Chris John mempersiapakan diri dengan serius bersama pelatihnya dari Harry's Gym Australia, Craig Christian. "Saya sudah berlatih di Australia selama 1 bulan dan sekarang berlatih di Bekasi di sasana OSO, tahapannya masih melakukan sparring," kata Chris John di Jakarta, Minggu (21/10).

Kubu Chris John sudah mempelahjari gaya bertarung lawannya dan mempersiapkan cara menghadapinya.  "Saya sudah siap menghadapinya. Soal perubahan taktik dan gaya bertarung tentunya sduah kami siapkan dan pastinya pelatih yang paling tahu," katanya.

Pelatih Chris John sendiri, Craig Christian memastikan Chris John akan tampil dengan gayanya sendiri, namun siap mengantisipasi perubahan gaya lawannya. "Chris John petinju yang lengkap dan mampu bertarung dengan gaya apa pun."

Chris John sendiri sukses mempertaahankan gelarnya sebanyak 16 kali sejak pertamaakali merebutnya pada 2003 lalu. Kemenangan paling mengesankan terjadi pada 4 Maret 2006 saat ia mengalahkan Juan Manuel Marquez, petinju Meksiko yang Desember mendatang akan menghadapi petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao.

Chris John juga mengalahkan mantan juara dunia asal AS, Derrick "Smoke" Gainer dan mantan juara dunia lainnya asal AS, Rocky Juarez di kandangnya.

Pertarungan tinju di Singapura,  9 November mendatang diselenggarakan Dragon Fire dengan promotor Raja Sapta Oktohari.  Selain partai Chris John dan Daud Yordan, para penonton disuguhi pertarungan antara petinju Singapura, Mohammad Nor Rizan yang akan menghadapi petinju China, Wang Xin Hua. serta petinju Malaysia, Muhammad Meeraj yang menghadapi petinju Thailand, Komgrit  Nanakorn.




Seperti tipikal petinju Thailand, ia pastinya tahan pukulan. Tetapi kalau dipukul terus menerus, masak ia bisa bertahan. Si leher beton Mike Tyson saja bisa jatuh









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









2:28 PM | 0 komentar | Read More

Pengembangan Wisata Lovina Terhambat Sampah





Pengembangan Wisata Lovina Terhambat Sampah





Minggu, 21 Oktober 2012 | 10:25 WIB













SINGARAJA, KOMPAS.com - Pengembangan Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng terhambat sampah sehingga kesan kumuh masih tampak di obyek wisata di pesisir utara Pulau Bali itu. "Kami mengakui bahwa obyek wisata ini kumuh dan semrawut karena banyak ditemukan sampah berserakan," kata Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat membuka Festival Lovina, Sabtu (20/10/2012).


Putu meminta satuan perangkat kerja daerah (SKPD) di Pemkab Buleleng membantu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat dalam mengatasi berbagai persoalan tersebut.


Pembukaan Festival Lovina, Sabtu petang, diawali dengan Parade Gebogan dan suguhan gong baleganjur oleh masyarakat desa-desa adat di sekitar Pantai Lovina. "Melalui kegiatan ini, dengan rendah hati kami meminta praktisi pariwisata terutama travel agent di Bali memberikan masukan apa yang harus dibuat pemerintah agar wisatawan mancanegara mau berkunjung ke Buleleng," katanya.


Selain itu, Putu juga meminta semua pihak membantu pengembangan obyek wisata di Kabupaten Buleleng yang berciri ramah lingkungan atau eco tourism. "Penyelenggaraan festival ini melibatkan semua komponen masyarakat untuk menanamkan rasa memiliki Lovina sebagaimana tema festival ’Lovina For All, All For Lovina’," kata Putu Agus Suradnyana.


Festival Lovina yang digelar selama tiga hari pada 20-22 Oktober 2012 diisi dengan berbagai pertunjukan kesenian daerah, di samping pameran kerajinan khas Kabupaten Buleleng. Ribuan masyarakat tampak antusias mendatangi obyek wisata tersebut sehingga memacetkan arus lalu lintas di ruas jalan Singaraja-Gilimanuk.



















2:12 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger