Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Ini Enam Kementerian Termalas Versi Fitra

Written By Unknown on Sunday, December 23, 2012 | 2:43 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (FITRA) mencatat, ada enam kementerian 'pemalas' pada tahun 2012. Catatan Seknas FITRA tersebut berdasarkan laporan realisasi anggaran semester I atau sejak Januari hingga Juni 2012 terhadap kinerja anggaran kementerian pada tahun ini. Apa saja enam kementerian itu?

Koordinator Riset Seknas FITRA Maulana menyebutkan, enam kementerian tersebut adalah Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Keenam kementerian ini dinilai gagal merealisasikan target penyerapan anggaran. Hingga pertengahan tahun 2012, penyerapan anggaran masih di bawah 20 persen.

"Buruknya kinerja penyerapan anggaran kementerian tahun 2012 ini menjadi salah satu penyebab terulangnya kasus realisasi anggaran seperti tahun lalu. Hal ini mengindikasikan kinerja kementerian yang malas dalam merealisasikan program kegiatan yang disusunnya," kata Maulana, dalam jumpa pers di Kantor Seknas FITRA, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (23/12/2012).

Tidak terealisasinya penyerapan anggaran, menurut Maulana, memaksa Presiden untuk turun tangan dan membentuk Tim Evaluasi Percepatan dan Pengawasan Anggaran di bawah tiga lembaga yakni UKP4, Kementerian Keuangan, dan BPKP. Namun, hal tersebut, menurutnya, tetap tidak mampu mendorong kementerian menyerap anggaran dengan baik. Sebaliknya, kata Maulana, patut dipertanyakan bagaimana bisa kementerian menghabiskan sisa anggaran yang mencapai ratusan triliun rupiah hanya waktu satu bulan, selama Desember ini.

"Meski instruksi (presiden) itu baik untuk menyerap anggaran, tetapi dengan dibentuk tim itu anggaran tetap tidak terserap dengan baik. Masih ada anggaran Rp 290 triliun yang belum direalisasikan," ujar Maulana.

Dengan sisa anggaran sebesar itu, apabila dihitung dengan sisa jumlah hari kerja yang efektif sejak tanggal 1 Desember hingga 15 Desember 2012, setiap harinya pemerintah perlu membelanjakan sebesar Rp 29 trilun rupiah.

"Sulit dibayangkan bagaimana menghabiskan anggaran sebesar itu dalam sehari agar dapat mencapai target realisasi anggaran," ungkap Maulana.

Ia menambahkan, data ini dikelola berdasarkan data Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Laporan itu menyebutkan, belanja pemerintah pusat hingga 30 November 2012 baru mencapai Rp 778,9 triliun atau 72,8 persen dari anggaran pemerintah pusat pada APBN Perubahan sebesar Rp 1.069,5 triliun.

"Data yang kita gunakan bukan sembarang, ini kita kelola dari rilis di Kementerian Keuangan, yang kemudian kita kelola agar masyarakat mampu mengerti," katanya.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









2:43 PM | 0 komentar | Read More

Lewat Renang Lanjut ke Amerika


JAKARTA, Kompas.com - Prestasi yang baik dan landasan pendidikan yang kuat membawa perenang nasional Patricia Yosita Hapsari mendapat beasiswa pendidikan ke Amerika Serikat.

Cerita tentang mantan atlet Indonesia yang hidup terlunta di masa pensiun sebagai atlet atau masa tuanya bukan hal yang baru. Sebagian besar telah jadi eksploitasi menarik buat media. Penyebabnya pun sudah jelas, pendidikan yang terbengkalai, baik karena beratnya sistem latihan, atau pun karena sebab lain.

Hal seperti inilah yang tidak ingin dihadapi oleh atlet renang nasional, Patricia Yosita Hapsari. Perenang cantik kelahiran  Jakarta 30 Juli 19931 ini akan melanjutkan pendidikannya di  California Baptist University (CBU) di Riverside, Amerika.

"Saya akan berangkat 24 Desember ini. Sementara kegiatan perkuliahan akan dimulai pada 7 Januari mendatang," kata Yosita, Sabtu (22/12) lalu. Padahal Yosita baru saja kembali ke Jakarta setelah memperkuat Indonesia di ASEAN UNiversity Games di Vientiane, Laos. Di ajang ini ia menyumbangkan  4 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Di Amerika Serikat,  Yosita akan mengambil jurusan Kinesiology yang mempelajari sports science dan anatomi tubuh mansuia. "Saya melihat di  Singapura, ada ahli yang membantu atlet renang mereka dengan mengetahui kondisi otot dan memaksimalkan kerjanya secara ilimiah. Ternyata mereka mempelajari khusus bidang ini," kata Yosita lagi.

Jika lancar, ia berharap akan menyelesaikan pendidikannya dalam 4 tahun. "Kalau memang harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mengapa tidak?" kata lulusan SMA Don Bosco, Padang ini.

Keinginan Yosita untuk melanjutkan pendidikan usai SMA  difasilitasi pelatih Yosita selama di Jakarta, Felix dan Albert Sutanto. Adalah Felix yang menginformasikan adanya beasiswa yang diberikan California Baptist University (CBU)  untuk atlet renang berprestasi. Kebetulan, mantan pelatih nasional Lisa Siregar menjadi asisten pelatih kepala di CBU.

Karena memperoleh beasiswa dari CBU, Yosita dibebaskan dari  tuition fee sebesar 28 ribu dolar AS. "Ini termasuk akomodasi dan makan. Namun di luar  biaya untuk beli buku atau bacaan kuliah lainnya,"kata Yosita .

Untuk kebutuhan tersebut atau kebutuhan harian lainnya, ia mendapat bantuan beasiswa unggulan" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar 12 ribu dolar AS per tahun. ""Beasiswa unggulan dari Kemendikbud ini  diberikan kepada siswa berprestasi dari segala bidang, bukan hanya olah raga," kata Yosita lagi.

Fasilitas beasiswa unggulan"" ini masih sedikit diamanfaatkan oleh atlet-atlet nasional mau pun daerah yang berprestasi. "Biasanya yang mendapat fasilitas ini tidak memberi tahu yang lainnya," ungklp Yosita. Untung saja ia mendapat informasi ini dari Sekretaris Umum Pengprov DKI, NUrsyamsu yang puterinya -mantan atlet Zasa Pinkan- juga mendapatkan fasilitas ini. "Ternyata prosesnya sangat mudah dan cepat."

Namun di Amerika, tuntutan buat puteri pasangan Yusuf Sudaryanto dan Damiana Danita ini bukan sekadar prestasi akademik. Ia juga dituntut  meningkatkan kemampuannya sebagai atlet renang nasional. Untungnya,  di sana ia juga akan ditangani oleh mantan pelatih renang Nasional, Lisa Siregar. "Pelatih kepalanya Rick Rowland, sementara Tante Lisa sebagai asisten pelatih kepala," katanya.

Di Amerika, dengan catatan waktunya sebagai atlet nasional Indonesia, Yosita masuk dalam kompetisi Divisi II National Collegiate Athletic Association (NCAA). "Sebagai perbandingan, perenang nasional AS, Missy Franklin masuk di divisi I," kata Yosita. Ia akan bersaing dengan perenang-perenang wakil-wakil perguruan tinggi AS.

Menurut Yosita, Januari-Februari merupakan jadwal padat buat kompetisi renang NCAA. "Di Januari ada dua  jadwal lomba. Sementara Februari ada tiga."

Untung saja dia sudah terbiasa menjalani jadwal latihan yang padat dan berat selama di Indonesia. "Di sana saya berlatih lima hari dalam sepekan. Pagi dua jam dan sore dua jam. Belum ditambah latihan fisik di gym."

Meski tinggal di Amerika, Yosita berharap tetap dapat membela Indonesia di ajang-ajang internasional. Ia bahkan berharap akan mampu tampil di Olmp[iade Rio De Janeiro 2016 mendatang. "Berat memang, tetapi ini tetap masuk target hidup saya."

Nama Yosita memang masuk dalam tim pelatnas Indonesia ke SEA Games Myanmar 2013 mendatang. Hanya ia masih bingung soal pengaturan waktunya. "SEA Games kali ini berlangsung Desember, bersamaan dengan exam atau ujian.  Saya serahkan kepada tante Lisa (siregar) Saja soal ini.  Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."




Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









2:28 PM | 0 komentar | Read More

Ziarah ke Yogya, Slank Tanam Pohon di Merapi


Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan

Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan (sumber: Yanuar Rahman)




Selain tanam pohon, Slank juga ziarah ke makam Kiai Mufid, di pesantren Pandanaran.



Personel grup band ibukota Slank menanam sejumlah pohon di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Aksi peduli lingkungan ini dalam rangka perjalanan X-Traligi Slank dan Ki Ageng Ganjur yang ke 41," kata produser Slank, Arifah Fauzi, di Yogyakarta, Sabtu (22/12).



Menurut Arifah, selain menanam pohon, Slank juga menyempatkan diri berdoa bagi para korban bencana letusan Gunung Merapi 2010. "Perjalanan religi Slank di kota Yogyakarta ini dimulai dengan ziarah ke makam Kiai Mufid Masud di komplek Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Ziarah ke makam Kiai Mufid ini untuk jasa-jasa beliau agar bisa ditiru," katanya. 



Arifah mengatakan, perjalanan X-Traligi Slank bersama dengan Ki Ganjur sebelumnya juga dilakukan di 40 kota-kota besar yang ada di Sumatra dan Jawa. "Kali ini giliran Slank hadir di Kota Yogyakarta. Saat ini Slank datang dengan personel lengkap yakni Bim-bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Andee (gitar)," katanya. 



Ngatawi Al-Zastrow atau Kiai Ganjur mengatakan, perjalanan yang dilakukan Slank ke pesantren-pesatren merupakan metamorfosis religius. "Setiap orang mengalami perjalanan religius dan apa yang dialami Slank pada waktu-waktu sebelumnya, pada saat terkena narkoba, juga merupakan perjalanan religiusnya," katanya. 


2:12 PM | 0 komentar | Read More

Ziarah ke Yogya, Slank Tanam Pohon di Merapi


Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan

Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan (sumber: Yanuar Rahman)




Selain tanam pohon, Slank juga ziarah ke makam Kiai Mufid, di pesantren Pandanaran.



Personel grup band ibukota Slank menanam sejumlah pohon di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Aksi peduli lingkungan ini dalam rangka perjalanan X-Traligi Slank dan Ki Ageng Ganjur yang ke 41," kata produser Slank, Arifah Fauzi, di Yogyakarta, Sabtu (22/12).



Menurut Arifah, selain menanam pohon, Slank juga menyempatkan diri berdoa bagi para korban bencana letusan Gunung Merapi 2010. "Perjalanan religi Slank di kota Yogyakarta ini dimulai dengan ziarah ke makam Kiai Mufid Masud di komplek Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Ziarah ke makam Kiai Mufid ini untuk jasa-jasa beliau agar bisa ditiru," katanya. 



Arifah mengatakan, perjalanan X-Traligi Slank bersama dengan Ki Ganjur sebelumnya juga dilakukan di 40 kota-kota besar yang ada di Sumatra dan Jawa. "Kali ini giliran Slank hadir di Kota Yogyakarta. Saat ini Slank datang dengan personel lengkap yakni Bim-bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Andee (gitar)," katanya. 



Ngatawi Al-Zastrow atau Kiai Ganjur mengatakan, perjalanan yang dilakukan Slank ke pesantren-pesatren merupakan metamorfosis religius. "Setiap orang mengalami perjalanan religius dan apa yang dialami Slank pada waktu-waktu sebelumnya, pada saat terkena narkoba, juga merupakan perjalanan religiusnya," katanya. 


2:12 PM | 0 komentar | Read More

Basuki: Gaji 10-20 Juta Belum Bisa Beli Rumah di Jakarta

Written By Unknown on Saturday, December 22, 2012 | 2:55 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai kebutuhan akan perumahan yang layak merupakan salah satu yang penting untuk warga Jakarta. Sayangnya, dengan pendapatan per bulan terhitung memadai pun warga Jakarta masih kesulitan mendapatkan hunian layak.

"Orang yang gajinya Rp 10-20 juta sebulan pun belum bisa beli rumah bagus di Jakarta," kata Basuki di Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/12/2012).

Basuki menyatakan, pemerintah ingin menyediakan perumahan yang layak dan terjangkau masyarakat. Salah satu alternatifnya adalah dengan mendirikan rumah susun murah, termasuk bagi warga Tanah Sereal, Tambora.

"Tambora kan termasuk wilayah padat dan sempit. Di sini kami rencanakan bangun rumah-rumah susun yang murah dan layak," kata Basuki.

Dalam penilaian Basuki, penyewaan rumah petak, meskipun kondisinya tak layak dan rawan kebakaran atau banjir, harganya terlalu tinggi bagi kebanyakan warga. Karena itu, untuk wilayah Tambora, Pemprov DKI berencana membeli tanah dari pemilik lahan rumah-rumah petak untuk kemudian membangun rusun murah di atasnya.

"Dari pada sewa petakan kecil bayar Rp 400.000 mendingan sewa rusun Rp 100.000 sebulan," sambung Basuki.

Para penghuni akan diserahi tanggung jawab untuk merawat hunian yang ditempati, termasuk untuk pengurusan taman dan sampah. Dengan tanggung jawab bersama itu, situasi nyaman di rusun tetap terjaga.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan, untuk tahap awal masyarakat hanya dapat menyewa rusun tersebut. Namun, jika ada warga yang hendak menyewakan lagi kepada pihak lain dengan harga yang lebih tinggi, tindakan tegas akan diambil.

"Satu lantai kami usir," tegas Basuki.

Hal ini, katakan Basuki, untuk menyinggung prilaku umum di pasar properti kelas apartemen murah atau rusunawa yang kerap menyebabkan warga harus menyewa atau membeli dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga sebenarnya. Penyebabnya, para penyewa awal sudah lebih dahulu memborong hunian murah dan kemudian menjual atau menyewakan kembali ke pihak ketiga dengan harga melambung.

"Karena cara-cara ini, banyak masyarakat jadi kesulitan mendapatkan rumah yang baik," kata Basuki.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









2:55 PM | 0 komentar | Read More

Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Penulis : Cyprianus Anto Saptowalyono | Sabtu, 22 Desember 2012 | 13:06 WIB













KOMPAS/C Anto Saptowalyono


Suasana wisuda di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).





BANDUNG, KOMPAS.com - Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. Angka itu lebih kecil dibandingkan dengan periode sama tahun 2011 yang sebesar 6,63 persen.


Total ekspor produk industri nonminyak dan gas bumi sampai September 2012 sebesar 86,99 miliar dollar Amerika Serikat, atau turun 5,25 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2011. Adapun ekspor produk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) turun 6,88 persen.


Demikian dipaparkan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Ansari Bukhari, saat memberi sambutan pada acara wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).


"Penurunan kinerja pertumbuhan sektor industri tersebut, termasuk cabang industri TPT (tekstil dan produk tekstil),  disebabkan melambatnya perekonomian dunia," kata Ansari.


Perlambatan ekonomi dunia tersebut berdampak pada memburuknya kinerja perdagangan nasional, terutama terhadap negara-negara tujuan ekspor utama seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan ASEAN.


Meski demikian, kata Ansari, Indonesia masih memiliki banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kinerja pertumbuhan industri agar tetap tinggi. Peluang dimaksud antara lain potensi perbaikan ekonomi di Amerika dan Jepang pada akhir tahun 2012, serta besarnya pasar dalam negeri dengan jumlah kelas menengah mencapai 134 juta orang.


Selain itu juga peningkatan investasi di dalam negeri, baik penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri, serta tingginya pertumbuhan sektor tersier yang dapat dijadikan penghela pertumbuhan industri.


Peluang lainnya adalah berupa belanja pemerintah dan belanja modal Badan Usaha Milik Negara yang bisa diarahkan untuk program pemanfaatan produk dalam negeri.



















2:54 PM | 0 komentar | Read More

Citra Memburuk, Demokrat Siap Borong Spot Iklan





Citra Memburuk, Demokrat Siap Borong Spot Iklan





Penulis : Aditya Revianur | Sabtu, 22 Desember 2012 | 14:05 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Divisi Publik DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan PD akan berkonsentrasi penuh memborong spot iklan di media. Hal itu, bertujuan membersihkan citra partai berlambang mercy yang terus memburuk.

Hal itu disampaikan Hinca menanggapi kabar pernyataan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum tempo hari lalu yang menjelaskan akan membeli media.

"Membeli berarti tidak memiliki, tapi beli spot iklan sesuai mekanisme yang berlaku. Itu kan normal saja kan," kata Hinca di warung Daun, Jakarta, Sabtu (22/12/2012).

Hinca mengatakan, Demokrat adalah partai yang tidak memiliki media. Parpol, terangnya, sebagai badan hukum resmi tidak dibenarkan memiliki media tertentu. Demokrat, menurutnya, menuruti perundangan yang berlaku.

"Kalau kita, media diundang kalau kita ada acara misalnya seperti yang di Sentul kemarin," tandasnya.

Ia menambahkan, parpol tetap dapat memasang iklan di media tertentu. Hal itu sangat lumrah terjadi pada parpol lain, tidak hanya Demokrat. Hal itu merupakan bentuk kerja sama parpol dengan pebisnis.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri















2:43 PM | 0 komentar | Read More

Atlet Ini Jadi Wanita Panggilan 600 Dollar AS Per Jam


KOMPAS.com - Sungguh tragis jalan hidup Suzy Favor Hamilton, yang pernah menjadi sosok terkenal pada tahun 1990-an hingga 2000. Ternyata, atlet yang tersohor di era tersebut karena termasuk pelari jarak menengah yang top di Amerika, memiliki pekerjaan sampingan sebagai seorang wanita panggilan dengan tarif 600 dollra AS per jam.

Favor Hamilton sendiri yang mengungkapkan kenyataan hidupnya itu, seperti dikutip dari situs The Smoking Gun yang dilansir New York Times, Kamis (20/12/2012). Wanita berusia 44 tahun yang tiga kali menjadi Olimpian serta sembilan kali juara NCAA di Wisconsin ini mengakui, dia pernah bekerja di sebuah tempat hiburan di Las Vegas, dan bisa memberikan "layanan" di sejumlah tempat di Amerika Serikat, termasuk Los Angeles, Chicago dan kota-kota lainnya.




Saya menyadari telah membuat pilihan yang tidak rasional dan saya sepenuhnya bertanggungjawab. Di sini saya bukan korban, dan saya tahu apa yang sedang kulakukan.


-- Suzy Favor Hamilton




Awalnya, wanita berparas cantik ini sempat membantah tentang sisi gelap kehidupan pribadinya tersebut. Tetapi setelah itu, ibu satu anak gadis berusia 7 tahun tersebut mau mengakuinya dan mengatakan kalau kelakuannya tersebut merupakan sebuah kesalahan besar.

Favor Hamilton juga punya alasan tersendiri mengapa dia terjun ke dunia tersebut. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir kehidupan pribadinya sering terganggu. Sejak pensiun, wanita yang ikut Olimpiade Sydney 2000 ini merasakan tekanan yang sangat besar sebagai seorang atlet, tidak hanya untuk menang tetapi untuk menjadi sempurna.

Nah, pada hari Kamis tersebut, Favor Hamilton menuangkan kehidupan pribadinya itu melalui jejaring sosial Twitter. Dia mengaku tak ada yang perlu disalahkan, kecuali dirinya sendiri, karena apa yang dilakukan itu disadarinya.

"Saya menyadari telah membuat pilihan yang tidak rasional dan saya sepenuhnya bertanggungjawab," tulias Favor Hamilton. "Di sini saya bukan korban, dan saya tahu apa yang sedang kulakukan."

Dia menambahkan: "Saya tidak mengharapkan orang untuk memahaminya, tetapi alasan untuk melakukan hal ini masuk akal bagi saya pada saat itu dan sangat banyak terkait dengan depresi. Saya tahu ini sangat gila, tetapi saya tidak pernah berpikir akan terungkap, karena ini tidak pernah menyakiti siapa pun.

"Saya telah mencari bantuan psikolog selama beberapa minggu terakhir dan akan terus melakukannya setelah saya meletakkan segala sesuatu bersama-sama. Saya tidak bisa menekankan betapa menyesalnya saya kepada orang yang terluka sebagai akibat dari tindakanku, dan saya sangat menghargai dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekatku. Saya benar-benar berniat untuk menebus kesalahan dan kembali menjadi seorang ibu yang baik, istri, anak perempuan, dan teman."

Untuk melakukan penyamaran selama menjadi wanita panggilan ini, Favor Hamilton menggunakan nama alias, yaitu Kelly Lundy. Ia mulai menjalani pekerjan itu tanpa persetujuan sang suami, Mark (44).

"Dia mencoba mengingatkan saya untuk berhenti. Dia sama sekali tidak mendukung saya," tuturnya.

Lantas, bagaimana sampai sisi kehidupannya yang lain ini bisa terungkap? Favor Hamilton menduga ada beberapa klien yang memberitahukan kepada wartawan kalau nama alias yang dipakainya itu adalah dirinya, yang merupakan mantan atlet cukup ternama di Amerika.

"Saya tidak akan menyalahkan siapa pun kecuali diriku sendiri. Semua orang di dunia ini membuat kesalahan. Saya membuat kesalahan besar. Sangat besar," tegasnya.













2:28 PM | 0 komentar | Read More

Sabang Jazz Festival Tampilkan Puluhan Musisi Jazz


Sabang Jazz Festival di Pulau Weh.

Sabang Jazz Festival di Pulau Weh. (sumber: abangjazzfestival.com)




Dwiki berharap, Sabang Jazz Festival ini menjadi embrio dan inspirasi seri pertama untaian Jazz Festival di Indonesia.

Sejumlah musisi jazz dari Indonesia dan luar negeri siap ambil bagian dalam Sabang Jazz  Festival yang diadakan di Pulau Weh Kota Sabang pada Sabtu (22/12) malam. Para bintang jazz yang tampil antara lain Andien bersama Nikita Dompas Band,  grup musik legendaris Krakatau yang didirikan oleh Dwiki Dharmawan dan Pra B Dharma, yang akan berkolaborasi dengan Steve Thornton (Malaysia), Ron Reeves (Australia) serta penyanyi Aceh Rafly.

Demikian sebut Direktur Sabang Jazz Festival 2012, Dwiki Dharmawan melalui pernyataan tertulis kepada Beritasatu.com, Jumat (21/12) malam.

Dwiki menyebutkan, musisi lain yakni drummer muda Ibnu Rafi, gitaris Agam Hamzah, Farabi All Stars feat Iwan Abdie dan Ita Purnamasari. Tampil juga  musisi serta penyanyi Naseem Nahid yang membawa musik bernuansa mediterania. Kemudian ada juga musisi dan penyanyi legendaris Fariz RM bersama grup Fariz RM and Friends.

“Acara pada Sabtu malam ini berlangsung secara berurutan tanpa jeda karena menggunakan dua panggung,” jelasnya.

Dwiki berharap, Sabang Jazz Festival ini menjadi embrio dan inspirasi sekaligus seri pertama untaian Jazz Festival di Indonesia. Festival ini terbuka untuk umum dan gratis.

2:12 PM | 0 komentar | Read More

Banjir Akibat Tembok Pabrik Khong Guan Roboh Sudah Surut

Written By Unknown on Friday, December 21, 2012 | 2:55 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir tiga meter akibat runtuhnya tembok pabrik Biskuit Khong Guan yang roboh pada Kamis (20/12/2012) sore, telah surut. Warga pun segera membersihkan lokasi dari puing-puing tembok.

Lurah Ciracas Khairul Anwar mengatakan, banjir surut sejak pukul 12.00 WIB. Warga yang kebanjiran pun sudah membersihkan rumah masing-masing.

"Banjir yang mendera pemukiman warga itu terjadi karena tembok pabrik Khong Guan yang roboh sehingga puingnya menyumbat saluran air di dekat pemukiman warga, lalu banjir terjadi," kata Khairul saat dihubungi Kompas.com, Jumat (21/12/12).

Khairul memaparkan, saat ini sedang dilakukan musyawarah dengan pihak pabrik mengenai pembenahan tembok yang roboh, dan penggantian kerugian terhadap musibah yang mereka alami.

Saat ini, warga secara swadaya bersama-sama memenuhi kebutuhan makanan, selain mendapatkan bantuan distribusi makanan dari pihak pabrik.

Berdasarkan data yang dihimpun, empat RT terkena imbas tembok roboh tersebut. Keempat RT itu adalah RT 08, RT 10, RT 05, dan RT 06.

"Kejadian baru kali ini, emang kadang-kadang banjir, tapi paling selutut. Ini pas tadi aja tembok pabrik Khong Guan jebol langsung air masuk ke rumah sampai tiga meter," kata Neneng (54), warga Jl Rukem RT 10, yang rumahnya juga terendam.

Menurut Neneng, Runtuhan tembok sepanjang lebih dari 10 meter dengan tinggi sekitar empat meter itu roboh menutupi saluran air, dan jalan di sekitar pemukiman warga. Selain itu, kondisi tempat yang menurun, serta saluran air yang hanya berdiameter 30 centimeter tidak mampu menahan kuatnya arus air karena hujan yang sangat deras.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri









2:55 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger