Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Ricky Harun Santai Cari Pasangan

Written By Unknown on Tuesday, December 25, 2012 | 2:12 PM


Ricky Harun

Ricky Harun (sumber: Beritasatu.com/Yanuar Rahman)




"Pacar itu plus, nilai tambah untuk tambah hidup".

Setelah kandas menjalani hubungan dengan pesinetron cantik Chelsea Olivia dan Sheila Marcia, Ricky Harun merasa apa yang terjadi dulu adalah pembelajaran bagi dirinya. Lelaki kelahiran 12 Januari 1987 itu tak merasa trauma sedikitpun atas kegagalannya tersebut.

"Siapa tahu ke depannya dapat pasangan lagi dan bisa jalani dengan baik," ujarnya saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, Senin (24/12).

Ricky sendiri pernah bercita-cita untuk menikah muda di usia 25-26 tahun. Namun kini, ia lebih memilih untuk bersikap realistis dan melihat kesiapan diri dan pasangannya nanti.

"Nikmati saja dengan teman-teman, gue juga ada kegiatan. Pacar itu plus, nilai tambah untuk tambah hidup," terangnya.

Sikap santainya dalam mencari pasangan juga didukung oleh sang mama, Donna Harun. Menurut Ricky, sang ibunda tercinta tidak pernah mendesak dirinya untuk segera berkeluarga.

"Enggak ada target, yang penting gue senang," tukasnya.

2:12 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi: Banjir Sudah Berpuluh Tahun Kaya Gini

Written By Unknown on Monday, December 24, 2012 | 2:55 PM





Jokowi: Banjir Sudah Berpuluh Tahun Kaya Gini





Penulis : Sabrina Asril | Senin, 24 Desember 2012 | 14:43 WIB













Kurnia Sari Aziza


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (berbaju putih) tengah nyebur ke banjir di Bukit Duri, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2012).




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terjun langsung menyusuri banjir dengan menyebur mendapat sambutan warga Bukit Duri. Seakan-akan Jokowi ingin ikut merasakan warganya yang hampir setiap musim hujan wilayahnya terkena banjir.  

Menurut Jokowi, persoalan banjir di Bukit Duri, Jakarta Selatan, adalah persoalan klasik. Dan ini bukan terjadi saat ini saja, tetapi sudah sejak dulu.

"Ya, ini memang daerah enggak dari 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun, 6 tahun, 7 tahun, lalu ya seperti ini terus," kata mantan Wali Kota Solo ini di Bukit Diri, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2012).

Menurut Jokowi, persoalan banjir tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. "Kalau seperti ini kan (kondisinya) sudah hujan, mepet, ya evakuasi, beri bantuan ke masyarakat. Ya itu aja. Ini kan sudah berpuluh tahun kayak gini terus," katanya.

Setelah sempat berdialog, Jokowi kemudian memberikan bantuan uang tunai Rp 30 juta dan 3 ton beras kepada warga. Setelah itu, Jokowi pergi melanjutkan kegiatan "blusukan" ke tempat lainnya.

Sebelum ke Bukit Duri, Jokowi juga sempat mengunjungi warga di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri















2:55 PM | 0 komentar | Read More

Menkeu Setuju, Presiden segera Teken RPP Tembakau


JAKARTA, KOMPAS.com -  Pemerintah menargetkan aturan baru soal pembatasan tembakau dan produk turunannya bakal terbit akhir tahun ini. Presiden segera meneken beleid berupa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau ini.


Kepastian ini diperoleh setelah Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyetujui draf RPP Tembakau. Aturan turunan dari Undang Undang No. 36/ 2009 tentang Kesehatan ini sempat tertahan di meja Kemkeu sejak Agustus lalu.


Sebelumnya, menteri kesehatan, menteri koordinator kesejahteraan rakyat, menteri perindustrian, dan menteri tenaga kerja dan transmigrasi telah menyetujui beleid yang mendapat penolakan dari petani dan pengusaha rokok. Penerbitan RPP Tembakau juga diperkuat dengan penerbitan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor Perkara 66/PUU-X/2012.


MK menyatakan, tembakau mengandung zat adiktif berbahaya dan harus dalam pengendalian agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat.


Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, RPP Tembakau sudah dibahas komprehensif oleh kementerian terkait dan terakhir sudah diparaf oleh menkeu. "Draf RPP Tembakau masih di menkeu, tinggal diserahkan saja secepatnya kepada Presiden," katanya, akhir pekan lalu.


Hatta optimistis, RPP Tembakau bisa secepatnya disahkan sebelum pergantian tahun ini. "Jika sudah di Presiden, maksimal satu hari RPP Tembakan akan langsung ditandatangani," ungkapnya. Kendati lama di meja menkeu, tidak banyak perubahan terkait isi RPP Tembakau.


Menkeu hanya menambah rekomendasi terkait penarikan produk rokok yang melanggar ketentuan. Widyastuti Soerojo, Koordinator Southeast Asia Initiative on Tobacco Tax (SITT) menilai, pemerintah sudah seharusnya mempercepat penetapan RPP Tembakau untuk menjamin kesehatan masyarakat.


"Normalnya, RPP tidak sampai satu tahun sudah bisa ditetapkan Presiden. Tapi RPP Tembakau bisa mencapai tiga tahun," ujarnya.


Widyastuti yang juga anggota Jaringan Pengendalian Tembakau Indonesia (JPTI) menegaskan, RPP Tembakau harus tuntas Desember ini, sehingga tahun depan tinggal tahap implementasinya. Tapi, Hasan Aony Aziz, Juru Bicara Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok (Gapri) menolak RPP Tembakau meski ada beberapa pengecualian. Sebab, masalahnya tidak sesederhana soal iklan atau tanam tembakau saja.


Menurutnya, RPP Tembakau tidak komprehensif karena mengatur hulu sampai hilir dari aspek kesehatan. Ada sejumlah poin krusial dalam RPP Tembakau, antara lain importir atau produsen rokok wajib mencantumkan peringatan kesehatan berbentuk gambar dan tulisan serta dicetak menjadi satu dengan kemasan produk tembakau.


Aturan ini juga memperketat iklan produk tembakau di media cetak, televisi, dan media teknologi informasi. Seperti, setiap iklan rokok wajib mencantumkan peringatan kesehatan berbentuk tulisan dan gambar dengan porsi 10 persen dari durasi iklan dan 15 persen dari luas iklan di media cetak. Selain itu, ada ketentuan tentang kawasan bebas rokok. (Arif Wicaksono/Kontan)


2:54 PM | 0 komentar | Read More

Nama Cucu Kedua SBY Airlangga Satriadhi Yudhoyono


JAKARTA, KOMPAS.com - Cucu kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, buah hati Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dengan Siti Rubi Aliya Rajasa diberi nama Airlangga Satriadhi Yudhoyono. Bayi laki-laki itu lahir di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan, pukul 00.01, Senin (24/12/2012).

"Nama adalah doa, sesuuatu yang kita bawa hingga akhir. Kami berikan nama Airlangga Satriadhi Yudhoyono," kata Ibas, dalam jumpa pers di RS Pondok Indah Jakarta.

Ibas tampak didampingi Presiden Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono, kakaknya, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, selaku ayah dari Aliya. Hatta juga didampingi istrinya, Okke Rajasa. Tampak pula cucu pertama Yudhoyono, Almira Tunggadewi, putri Agus dengan Anisa Pohan.

Dalam jumpa pers tersebut Ibas menjelaskan arti nama putranya. Dia mengatakan, sebagai ayah, menginginkan putranya tumbuh menjadi pemimpin yang baik, untuk bangsa dan negara, masyarakat, serta keluarganya.

"Sehingga mampu mengayomi seluruh elemen masyarakat," katanya.

Adapun nama Airlangga, menurut Ibas, diambil dari nama seorang tokoh di masa lampau. Airlangga adalah seorang raja yang mendirikan kerajaan Kahuripan. Dia pemimpin yang berjaya di masanya, punya karakter yang baik, dan memiliki semangat juang yang baik. Sedangkan Satriadhi, lanjut Ibas, berasal dari kata Satria dan Adhi.

"Satria berarti kesatria, adhi berarti indah. Kami menginginkan jadi ksatrian yang baik hati, tangguh, diridhoi Tuhan," katanya.

Kemudian nama Yudhoyono, selain merupakan nama belakang dari kakeknya,  yang berarti siap memerangi atau menghadapi segala tantangan dan cobaan. "Kami inginkan putra kami kelak menghadapi seluruh tantangan, cobaan dengan baik dan bisa memberi solusi dan arti bagi masyarakat," ujar Ibas.

Dia juga mengatakan, Airlangga lahir dengan proses persalinan normal. Saat dilahirkan, berat badannya 3,35 kilogram dengan panjang 50 centimeter. Saat ini, kondisi bayi dan sang ibunya dalam keadaan sehat. Ibas juga mengucapkan terimakasih atas doa dan kepedulian masyarakat terhadap proses persalinan istrinya tersebut. Terima kasih juga disampaikannya kepada pihak RS Pondok Indah.

"Semoga menjadi putra yang shaleh, berguna bagi agamanya, pintar, cakap, rupawan, berbakti, berguna bagi masyarakat, menjadi pemimpin dan pengayom," ucap Ibas.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Cucu Kedua SBY Lahir






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









2:43 PM | 0 komentar | Read More

Film Nyanyian 1907 Diluncurkan di Banda Aceh


Bongkahan Terumbu karang (coral boulder) yang terbawa di Simeulue

Bongkahan Terumbu karang (coral boulder) yang terbawa di Simeulue (sumber: ibnurusydy.com)




Film ini menceritakan saksi hidup tsunami pada tahun 1907 yakni  Nenek Rukiah yang berusia 112 tahun.

Komunitas Audio Visual Aneuk Nanggroe (KAVAN) dan Yayasan Khadam Nanggroe (YKN) meluncurkan film dokumenter berjudul Nyanyian 1097 pada Selasa (25/12) pukul 20.30 WIB di Sultan II Selim ACC Banda Aceh.

“Film ini menceritakan saksi hidup tsunami pada tahun 1907 yakni  Nenek Rukiah yang berusia 112 tahun  dan tinggal di Kabupaten Simeulue,” ungkap  Faisal Ilyas panitia pelaksanan kepada Beritasatu.com, Minggu (23/12).

Faisal menjelaskan, dalam fim itu,  Rukiah menuturkan kejadian tsunami pada tahun 1907 kepada anak-anak dan  dan cucunya sebagai cerita untuk mengisi waktu senggang dan pengantar tidur  melalui budaya tutur kata  lokal nanga-nanga.

Masyarakat sekitar mengakui melalui cerita yang sering dituturkan itu mengenali tanda-tanda alam yang muncul menjelang tsunami pada tahun 2004 dengan menyelamatkan diri ke perbukitan.

“Bukti kuatnya tsunami pada tahun 1907 dengan ditemukan batu coral besar yang berasal dari kedalaman laut di daratan  kabupaten,” tambah Faisal dalam pernyataan tertulis kepada Beritasatu.com.

Faisal menyatakan budaya cerita smong  merupakan kearifan lokal warga Simeulue bermula dari tsunami pada tahun  1907. Dari cerita yang diwariskan turun-temurun itu mampu menyelamatkan warga setempat yang 95 persen tinggal di pesisir. Hasilnya, ketika tsunami pada tahun 2004  hanya 7 warga yang meninggal dunia dari jumlah pendudik lebih 78.000 di Simeulue.

“Pulau Simeulue termasuk daerah rawan gempa bumi dan tsunami. Hingga kini masih sering gempa bumi,” ungkapnya.

Peluncuran film dokumenter ini sekaligus mengenang 8 tahun gempa dan tsunami Aceh.

2:12 PM | 0 komentar | Read More

Di Pulau Seribu, Jokowi Janjikan Kapal dan Air Bersih

Written By Unknown on Sunday, December 23, 2012 | 2:55 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Minggu (23/12/2012) untuk pertama kalinya mengunjungi Kepulauan Seribu bersama isterinya, Iriana. Disana, Jokowi menjanjikan untuk menambah pengadaan kapal tradisional dan air bersih.


Bupati Kepulauan Seribu Achmad Ludfi meminta agar di masa depan Jokowi mendukung pengembangan transportasi laut, misalnya pengadaan dan menambah armada kapal laut.


Saat ini, menurut Ludfi, angkutan laut Kepulauan Seribu terbagi atas kapal masyarakat dan kapal milik Dinas Perhubungan DKI.


"Kapal masyarakatnya ada 26. Kalau di hari biasa, bisa 5-6 kapal perhari yang beroperasi. Kapal Dishubnya ada dua kapal lumba-lumba, kapasitas 100 orang dan enam kapal kerapu kapasitas 20 orang," kata Ludfi, saat dihubungi wartawan.


Untuk pengadaan kapal di tahun 2013 mendatang, Ludfi mengaku berharap adanya tambahan dari pihak Dishub DKI. Namun, kata dia, Jokowi menjanjikan pengadaan kapal tradisional dan pasokan air bersih.


"Ya tadi Pak Gubernur sampaikan akan mengadakan kapal tradisional dan air bersih," kata Ludfi.


Seperti diketahui, Jokowi bersama isteri secara mendadak mengunjungi Kepulauan Seribu. Di sana, Jokowi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kabupaten, masyarakat, dan dermaga.


Jokowi lalu meminta agar Bupati Kepulauan Seribu, Achmad Ludfi dapat menggerakkan dan menjaga warganya agar selalu tercipta suasana kondusif.


"Intinya, beliau mengumpulkan masyarakat, lalu beliau menyampaikan apa saja dan menanyakan keluhan warga. Bapak berpesan supaya dapat menjaga wilayah ini lebih kondusif dan wisata menjadi lebih berkembang," kata Ludfi.


Sementara itu, terkait isu yang berkembang, bahwa warga Kepulauan Seribu masih terkotak-kotak antara pendukung Jokowi-Basuki dan pendukung Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Ludfi membantah isu tersebut.


Menurutnya, seluruh warga Kepulauan Seribu saat ini sudah mendukung kinerja Jokowi-Basuki.


"Ah enggak ada. Semua mendukung Pak Gubernur. Tadi saja, saya ngos-ngosan ngejagain Pak Gubernur dan warga saya. Semuanya berebutan ingin ketemu Pak Gubernur," kata Ludfi.


Kunjungan Jokowi ke Kepulauan Seribu terbilang unik, karena kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertama kalinya ke Kepulauan Seribu.


Saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, pasangan Jokowi-Basuki harus mengakui keunggulan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang berhasil memperoleh suara mayoritas di Kepulauan Seribu.












2:55 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertumbuhan Industri TPT MenurunAirAsia Datangkan Airbus A320 "Sharklet"Pembangunan Kilang Butuh InsentifHatta Terjebak Macet, Rapat MRT dengan Jokowi BatalKemenkeu "Belajar" dari Kasus HambalangIHSG Akhir Pekan MelempemDahlan Bakal Pamer "Ferrari" di SenayanBos PLN Akui Ada Praktik Tidak SehatSingkong Crispy Aceng Beromzet Rp 3 Juta Per hariGenjot Penerimaan, Kemenkeu Buka 15.000 PNS BaruPenerimaan Bea Cukai Lampaui TargetPengusaha Jalanan Tak Kena Pajak UKM 2 PersenLion Air dan Tokobagus Paling Dicari di GoogleKemenkeu Setuju Usulan Penghapusan Premium di JakartaKota Perlu Sistem Angkutan Cerdas


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 23 Dec 2012 14:40:04 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun Sat , 22 Dec 2012 13:06:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/1300266-img00352201212221041.jpg-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet Sat , 22 Dec 2012 00:24:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/0021477-20121221mknairasia-datangkan-airbus-a320-sharklet-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan AirAsia mendatangkan pesawat Airbus A320 pertamanya, dengan perangkat sayap bernama Sharklet, dari pabrik Airbus di Perancis, <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif Fri , 21 Dec 2012 22:05:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1848213t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pembangunan kilang diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal Fri , 21 Dec 2012 17:41:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/27/2212302-rapat-ketahanan-pangan-jelang-puasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hatta Rajasa terjebak macet di kawasan Blok M Jakarta. Rapat membahas proyek MRT dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun dibatalkan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. Fri , 21 Dec 2012 16:40:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1210527-set-pusat-olahraga-terpadu-hambalang--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku bisa belajar banyak dari kasus proyek Hambalang <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem Fri , 21 Dec 2012 16:30:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/11/1647383-kum---ihsg-menguat--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di sepanjang sesi II, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG tertekan di zona merah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan Fri , 21 Dec 2012 15:36:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/07/1415011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mobil listrik model Ferrari milik Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah tiba di Jakarta kemarin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat Fri , 21 Dec 2012 15:25:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/08/1753357t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Persero PLN Nur Pamudji mengakui bahwa di perusahaan yang dipimpinnya ada praktik tidak sehat. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari Fri , 21 Dec 2012 14:58:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1459245-keripik-singkong-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aceng yang ini adalah profil pekerja keras yang berjuang dari bawah dan akhirnya sukses dalam wirausaha di bisnis ubi kayu atau singkong. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. Fri , 21 Dec 2012 14:07:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/09/03/1922262t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan akan membuka lowongan pegawai negeri sipill PNS baru di tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target Fri , 21 Dec 2012 13:53:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1352045-minuman-keras-ilegal-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC mencatat penerimaan bea cukai telah jauh melampaui target. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen Fri , 21 Dec 2012 13:10:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/16/0549233-tas-di-smesco-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pajak UKM sebesar 2 persen dari omzet hanya akan dikenakan pada pengusaha tetap. Jadi, pengusaha jalanan tidak akan kena aturan itu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google Fri , 21 Dec 2012 11:52:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan Lion Air dan Tokobagus.com adalah dua merek paling dicari melalui mesin peramban Google sepanjang tahun 2012. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta Fri , 21 Dec 2012 11:44:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/03/1159128-pri---penambahan-kuota-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku setuju apabila ada usulan untuk menghapus bahan bakar minyak BBM jenis premium di DKI Jakarta. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas Fri , 21 Dec 2012 11:36:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/04/2008329t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kota yang humanis dan layak huni adalah kota yang memberikan layanan transportasi modern, andal, nyaman, aman, dan terjangkau. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertumbuhan Industri TPT MenurunAirAsia Datangkan Airbus A320 "Sharklet"Pembangunan Kilang Butuh InsentifHatta Terjebak Macet, Rapat MRT dengan Jokowi BatalKemenkeu "Belajar" dari Kasus HambalangIHSG Akhir Pekan MelempemDahlan Bakal Pamer "Ferrari" di SenayanBos PLN Akui Ada Praktik Tidak SehatSingkong Crispy Aceng Beromzet Rp 3 Juta Per hariGenjot Penerimaan, Kemenkeu Buka 15.000 PNS BaruPenerimaan Bea Cukai Lampaui TargetPengusaha Jalanan Tak Kena Pajak UKM 2 PersenLion Air dan Tokobagus Paling Dicari di GoogleKemenkeu Setuju Usulan Penghapusan Premium di JakartaKota Perlu Sistem Angkutan Cerdas


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 23 Dec 2012 14:40:04 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun Sat , 22 Dec 2012 13:06:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/1300266-img00352201212221041.jpg-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/13064649/Pertumbuhan.Industri.TPT.Menurun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet Sat , 22 Dec 2012 00:24:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/22/0021477-20121221mknairasia-datangkan-airbus-a320-sharklet-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan AirAsia mendatangkan pesawat Airbus A320 pertamanya, dengan perangkat sayap bernama Sharklet, dari pabrik Airbus di Perancis, <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/22/00244112/AirAsia.Datangkan.Airbus.A320.Sharklet http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif Fri , 21 Dec 2012 22:05:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/19/1848213t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pembangunan kilang diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/22051473/Pembangunan.Kilang.Butuh.Insentif http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal Fri , 21 Dec 2012 17:41:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/27/2212302-rapat-ketahanan-pangan-jelang-puasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hatta Rajasa terjebak macet di kawasan Blok M Jakarta. Rapat membahas proyek MRT dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun dibatalkan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/17411593/Hatta.Terjebak.Macet..Rapat.MRT.dengan.Jokowi.Batal http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. Fri , 21 Dec 2012 16:40:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1210527-set-pusat-olahraga-terpadu-hambalang--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku bisa belajar banyak dari kasus proyek Hambalang <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16405052/Kemenkeu.Belajar.dari.Kasus.Hambalang. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem Fri , 21 Dec 2012 16:30:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/11/1647383-kum---ihsg-menguat--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di sepanjang sesi II, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG tertekan di zona merah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/16302959/IHSG.Akhir.Pekan.Melempem http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan Fri , 21 Dec 2012 15:36:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/07/1415011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mobil listrik model Ferrari milik Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah tiba di Jakarta kemarin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15360257/Dahlan.Bakal.Pamer.Ferrari.di.Senayan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat Fri , 21 Dec 2012 15:25:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/08/1753357t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Persero PLN Nur Pamudji mengakui bahwa di perusahaan yang dipimpinnya ada praktik tidak sehat. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/15255738/Bos.PLN.Akui.Ada.Praktik.Tidak.Sehat http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari Fri , 21 Dec 2012 14:58:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1459245-keripik-singkong-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aceng yang ini adalah profil pekerja keras yang berjuang dari bawah dan akhirnya sukses dalam wirausaha di bisnis ubi kayu atau singkong. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14580183/Singkong.Crispy.Aceng.Beromzet.Rp.3.Juta.Per.hari http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. Fri , 21 Dec 2012 14:07:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/09/03/1922262t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan akan membuka lowongan pegawai negeri sipill PNS baru di tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/14071839/Genjot.Penerimaan..Kemenkeu.Buka.15.000.PNS.Baru. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target Fri , 21 Dec 2012 13:53:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/21/1352045-minuman-keras-ilegal-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC mencatat penerimaan bea cukai telah jauh melampaui target. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13531121/Penerimaan.Bea.Cukai.Lampaui.Target http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen Fri , 21 Dec 2012 13:10:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/16/0549233-tas-di-smesco-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pajak UKM sebesar 2 persen dari omzet hanya akan dikenakan pada pengusaha tetap. Jadi, pengusaha jalanan tidak akan kena aturan itu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/13105033/Pengusaha.Jalanan.Tak.Kena.Pajak.UKM.2.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google Fri , 21 Dec 2012 11:52:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan Lion Air dan Tokobagus.com adalah dua merek paling dicari melalui mesin peramban Google sepanjang tahun 2012. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11521150/Lion.Air.dan.Tokobagus.Paling.Dicari.di.Google http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta Fri , 21 Dec 2012 11:44:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/03/1159128-pri---penambahan-kuota-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kementerian Keuangan mengaku setuju apabila ada usulan untuk menghapus bahan bakar minyak BBM jenis premium di DKI Jakarta. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11440746/Kemenkeu.Setuju.Usulan.Penghapusan.Premium.di.Jakarta http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas Fri , 21 Dec 2012 11:36:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/04/2008329t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kota yang humanis dan layak huni adalah kota yang memberikan layanan transportasi modern, andal, nyaman, aman, dan terjangkau. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/21/11360385/Kota.Perlu.Sistem.Angkutan.Cerdas


2:54 PM | 0 komentar | Read More

Ini Enam Kementerian Termalas Versi Fitra


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (FITRA) mencatat, ada enam kementerian 'pemalas' pada tahun 2012. Catatan Seknas FITRA tersebut berdasarkan laporan realisasi anggaran semester I atau sejak Januari hingga Juni 2012 terhadap kinerja anggaran kementerian pada tahun ini. Apa saja enam kementerian itu?

Koordinator Riset Seknas FITRA Maulana menyebutkan, enam kementerian tersebut adalah Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Keenam kementerian ini dinilai gagal merealisasikan target penyerapan anggaran. Hingga pertengahan tahun 2012, penyerapan anggaran masih di bawah 20 persen.

"Buruknya kinerja penyerapan anggaran kementerian tahun 2012 ini menjadi salah satu penyebab terulangnya kasus realisasi anggaran seperti tahun lalu. Hal ini mengindikasikan kinerja kementerian yang malas dalam merealisasikan program kegiatan yang disusunnya," kata Maulana, dalam jumpa pers di Kantor Seknas FITRA, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (23/12/2012).

Tidak terealisasinya penyerapan anggaran, menurut Maulana, memaksa Presiden untuk turun tangan dan membentuk Tim Evaluasi Percepatan dan Pengawasan Anggaran di bawah tiga lembaga yakni UKP4, Kementerian Keuangan, dan BPKP. Namun, hal tersebut, menurutnya, tetap tidak mampu mendorong kementerian menyerap anggaran dengan baik. Sebaliknya, kata Maulana, patut dipertanyakan bagaimana bisa kementerian menghabiskan sisa anggaran yang mencapai ratusan triliun rupiah hanya waktu satu bulan, selama Desember ini.

"Meski instruksi (presiden) itu baik untuk menyerap anggaran, tetapi dengan dibentuk tim itu anggaran tetap tidak terserap dengan baik. Masih ada anggaran Rp 290 triliun yang belum direalisasikan," ujar Maulana.

Dengan sisa anggaran sebesar itu, apabila dihitung dengan sisa jumlah hari kerja yang efektif sejak tanggal 1 Desember hingga 15 Desember 2012, setiap harinya pemerintah perlu membelanjakan sebesar Rp 29 trilun rupiah.

"Sulit dibayangkan bagaimana menghabiskan anggaran sebesar itu dalam sehari agar dapat mencapai target realisasi anggaran," ungkap Maulana.

Ia menambahkan, data ini dikelola berdasarkan data Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Laporan itu menyebutkan, belanja pemerintah pusat hingga 30 November 2012 baru mencapai Rp 778,9 triliun atau 72,8 persen dari anggaran pemerintah pusat pada APBN Perubahan sebesar Rp 1.069,5 triliun.

"Data yang kita gunakan bukan sembarang, ini kita kelola dari rilis di Kementerian Keuangan, yang kemudian kita kelola agar masyarakat mampu mengerti," katanya.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









2:43 PM | 0 komentar | Read More

Lewat Renang Lanjut ke Amerika


JAKARTA, Kompas.com - Prestasi yang baik dan landasan pendidikan yang kuat membawa perenang nasional Patricia Yosita Hapsari mendapat beasiswa pendidikan ke Amerika Serikat.

Cerita tentang mantan atlet Indonesia yang hidup terlunta di masa pensiun sebagai atlet atau masa tuanya bukan hal yang baru. Sebagian besar telah jadi eksploitasi menarik buat media. Penyebabnya pun sudah jelas, pendidikan yang terbengkalai, baik karena beratnya sistem latihan, atau pun karena sebab lain.

Hal seperti inilah yang tidak ingin dihadapi oleh atlet renang nasional, Patricia Yosita Hapsari. Perenang cantik kelahiran  Jakarta 30 Juli 19931 ini akan melanjutkan pendidikannya di  California Baptist University (CBU) di Riverside, Amerika.

"Saya akan berangkat 24 Desember ini. Sementara kegiatan perkuliahan akan dimulai pada 7 Januari mendatang," kata Yosita, Sabtu (22/12) lalu. Padahal Yosita baru saja kembali ke Jakarta setelah memperkuat Indonesia di ASEAN UNiversity Games di Vientiane, Laos. Di ajang ini ia menyumbangkan  4 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Di Amerika Serikat,  Yosita akan mengambil jurusan Kinesiology yang mempelajari sports science dan anatomi tubuh mansuia. "Saya melihat di  Singapura, ada ahli yang membantu atlet renang mereka dengan mengetahui kondisi otot dan memaksimalkan kerjanya secara ilimiah. Ternyata mereka mempelajari khusus bidang ini," kata Yosita lagi.

Jika lancar, ia berharap akan menyelesaikan pendidikannya dalam 4 tahun. "Kalau memang harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mengapa tidak?" kata lulusan SMA Don Bosco, Padang ini.

Keinginan Yosita untuk melanjutkan pendidikan usai SMA  difasilitasi pelatih Yosita selama di Jakarta, Felix dan Albert Sutanto. Adalah Felix yang menginformasikan adanya beasiswa yang diberikan California Baptist University (CBU)  untuk atlet renang berprestasi. Kebetulan, mantan pelatih nasional Lisa Siregar menjadi asisten pelatih kepala di CBU.

Karena memperoleh beasiswa dari CBU, Yosita dibebaskan dari  tuition fee sebesar 28 ribu dolar AS. "Ini termasuk akomodasi dan makan. Namun di luar  biaya untuk beli buku atau bacaan kuliah lainnya,"kata Yosita .

Untuk kebutuhan tersebut atau kebutuhan harian lainnya, ia mendapat bantuan beasiswa unggulan" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar 12 ribu dolar AS per tahun. ""Beasiswa unggulan dari Kemendikbud ini  diberikan kepada siswa berprestasi dari segala bidang, bukan hanya olah raga," kata Yosita lagi.

Fasilitas beasiswa unggulan"" ini masih sedikit diamanfaatkan oleh atlet-atlet nasional mau pun daerah yang berprestasi. "Biasanya yang mendapat fasilitas ini tidak memberi tahu yang lainnya," ungklp Yosita. Untung saja ia mendapat informasi ini dari Sekretaris Umum Pengprov DKI, NUrsyamsu yang puterinya -mantan atlet Zasa Pinkan- juga mendapatkan fasilitas ini. "Ternyata prosesnya sangat mudah dan cepat."

Namun di Amerika, tuntutan buat puteri pasangan Yusuf Sudaryanto dan Damiana Danita ini bukan sekadar prestasi akademik. Ia juga dituntut  meningkatkan kemampuannya sebagai atlet renang nasional. Untungnya,  di sana ia juga akan ditangani oleh mantan pelatih renang Nasional, Lisa Siregar. "Pelatih kepalanya Rick Rowland, sementara Tante Lisa sebagai asisten pelatih kepala," katanya.

Di Amerika, dengan catatan waktunya sebagai atlet nasional Indonesia, Yosita masuk dalam kompetisi Divisi II National Collegiate Athletic Association (NCAA). "Sebagai perbandingan, perenang nasional AS, Missy Franklin masuk di divisi I," kata Yosita. Ia akan bersaing dengan perenang-perenang wakil-wakil perguruan tinggi AS.

Menurut Yosita, Januari-Februari merupakan jadwal padat buat kompetisi renang NCAA. "Di Januari ada dua  jadwal lomba. Sementara Februari ada tiga."

Untung saja dia sudah terbiasa menjalani jadwal latihan yang padat dan berat selama di Indonesia. "Di sana saya berlatih lima hari dalam sepekan. Pagi dua jam dan sore dua jam. Belum ditambah latihan fisik di gym."

Meski tinggal di Amerika, Yosita berharap tetap dapat membela Indonesia di ajang-ajang internasional. Ia bahkan berharap akan mampu tampil di Olmp[iade Rio De Janeiro 2016 mendatang. "Berat memang, tetapi ini tetap masuk target hidup saya."

Nama Yosita memang masuk dalam tim pelatnas Indonesia ke SEA Games Myanmar 2013 mendatang. Hanya ia masih bingung soal pengaturan waktunya. "SEA Games kali ini berlangsung Desember, bersamaan dengan exam atau ujian.  Saya serahkan kepada tante Lisa (siregar) Saja soal ini.  Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."




Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









2:28 PM | 0 komentar | Read More

Ziarah ke Yogya, Slank Tanam Pohon di Merapi


Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan

Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan (sumber: Yanuar Rahman)




Selain tanam pohon, Slank juga ziarah ke makam Kiai Mufid, di pesantren Pandanaran.



Personel grup band ibukota Slank menanam sejumlah pohon di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Aksi peduli lingkungan ini dalam rangka perjalanan X-Traligi Slank dan Ki Ageng Ganjur yang ke 41," kata produser Slank, Arifah Fauzi, di Yogyakarta, Sabtu (22/12).



Menurut Arifah, selain menanam pohon, Slank juga menyempatkan diri berdoa bagi para korban bencana letusan Gunung Merapi 2010. "Perjalanan religi Slank di kota Yogyakarta ini dimulai dengan ziarah ke makam Kiai Mufid Masud di komplek Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Ziarah ke makam Kiai Mufid ini untuk jasa-jasa beliau agar bisa ditiru," katanya. 



Arifah mengatakan, perjalanan X-Traligi Slank bersama dengan Ki Ganjur sebelumnya juga dilakukan di 40 kota-kota besar yang ada di Sumatra dan Jawa. "Kali ini giliran Slank hadir di Kota Yogyakarta. Saat ini Slank datang dengan personel lengkap yakni Bim-bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Andee (gitar)," katanya. 



Ngatawi Al-Zastrow atau Kiai Ganjur mengatakan, perjalanan yang dilakukan Slank ke pesantren-pesatren merupakan metamorfosis religius. "Setiap orang mengalami perjalanan religius dan apa yang dialami Slank pada waktu-waktu sebelumnya, pada saat terkena narkoba, juga merupakan perjalanan religiusnya," katanya. 


2:12 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger