Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Jaja Mihardja Berharap Pembajakan Dihentikan

Written By Unknown on Saturday, May 31, 2014 | 2:13 PM


Jakarta - Penyanyi dangdut Jaja Mihardja berharap masalah pembajakan lagu dapat terselesaikan segera, karena jelas sangat merugikan para musisi.


Namun bukan berarti dengan masalah tersebut, ia berhenti berkarya. Pelawak sekaligus presenter kondang itu justru menciptakan lagu kampanye salah satu pasangan capres dan cawapres untuk Prabowo-Hatta.


Sumbangsih lagu ciptaannya berjudul "Pastikan", "Jangan Berubah", "Cocok", "Tebak", "Pilihan Kita", "Harapan Rakyat", dan "Mending Prabowo-Hatta". Menurutnya, bila pasangan yang didukung terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, Jaja meminta mereka mampu melindungi karya musisi dari pembajakan hak cipta.


“Semua lagu ini bisa digunakan pada setiap kampanye Prabowo-Hatta. Saya yakin, apabila Prabowo jadi presiden maka persoalan pembajakan hak cipta tidak bakal ada lagi. Masak lagu yang seharga Rp 40.000 jadi Rp 5.000. Rusak, gak tuh. Kita pencipta lagu gak dapat apa-apa,” katanya saat mendeklarasikan relawan Selendang Putih di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Jumat (30/5).


Presenter dangdut yang dikenal ucapan khasnya ”Apaan tuh?” itu menegaskan, dengan latar belakang di bidang militer membuat pembajakan dapat dihilangkan. Ia menilai sosok yang didukungnya tegas dan berani, bukan galak. Apalagi memiliki kedekatan dengan rakyat dan menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia.


"Saya cinta sama dia yang dekat dengan rakyat. Dia cocok menjadi presiden. Tapi kita semua berharap proses pemilu ini berjalan aman dan damai, ya. Tidak ada gontok-gontokan,” ungkap pria 69 tahun itu yang sudah mengenal dan ikut mendukungnya sejak tahun 2009.


Untuk itu, pasca pemilu kehidupan masyarakat Indonesia harus sejahtera. Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang memakan beras raskin, karena rasanya yang tidak enak dan gatal di tenggorokan.


Hal itu disampaikan juga oleh pedangdut senior lainnya, Irvan Mansur yang optimistis bila sosok yang diusungnya dapat menyelesaikan persoalan hak cipta yang sudah mengkarat. Hal ini harus diselesaikan segera.


”Kasihanlah para pencipta lagu kalau terus-teruskan kondisi dunia musik kayak begini. Kita gak dapat apa-apa, orang lain yang menikmati. Seharusnya kita sebagai pencipta juga dapat donk. Situasi seperti ini harus ada perubahan," ucap dia.


Baik Jaja maupun Irvan pun akhirnya menyanyikan lagu ciptaannya di atas panggung Rumah Polonia sebagai bentuk dukungannya. 


2:13 PM | 0 komentar | Read More

"Frozen" Jadi Tontotan Favorit Masyarakat Jepang

Written By Unknown on Wednesday, May 28, 2014 | 2:12 PM


Film animasi "Frozen" telah menjadi film kelima paling sukses dalam sejarah box office di dunia.


Warga Jepang sangat antusias dengan film ini. "Frozen" telah nomor satu di box office selama 11 pekan berturut-turut dan menjadi fim favorit di negeri tersebut.


Saking senangnya terhadap "Frozen", Jepang membuat versi dubbing "Frozen", berjudul "Yuki no Joou" (Anna dan Snow Queen). Pecinta Frozen mengaku menonton kedua film tersebut, baik versi original maupun versi Jepang.


Ini adalah film ketiga Barat yang paling sukses di Jepang, setelah "James Cameron's Titanic" and "Harry Potter and the Sorcerer's Stone".


Frozen memenangkan dua Oscar pada Maret 2014, sebagai film animasi terbaik dan lagu asli terbaik untuk "Let It Go", yang dinyanyikan oleh Idina Menzel.


Film pemenang Oscar ini dirilis di Amerika Serikat pada bulan November dan telah menghasilkan US$ 1.219 miliar (£ 723m ) di seluruh dunia, jauh melampau rekor film sebelumnya, Iron Man 3.


Saat ini "Harry Potter dan Deathly Hallows: Part 2" masih merajai box office film dunia, dengan pencapaian US$ 1.34 miliar (£ 795m ) dalam penjualan tiket global.


Setelah tayang selama dua bulan terakhir, "Frozen" dinobatkan sebagai film animasi paling sukses dalam sejarah.


2:12 PM | 0 komentar | Read More

Suami Pindah Agama, Tessa Kaunang Bantah Isu Cerai

Written By Unknown on Monday, May 26, 2014 | 2:12 PM


Jakarta - Sandy Tumiwa, aktor yang juga suami dari Tessa Kaunang, baru saja pindah agama. Ia baru saja memeluk agama Islam. Hal ini membuat isu perceraiannya dengan Tessa menguat. Namun keduanya membantah dan mengatakan tetap mempertahankan rumah tangga meskipun beda keyakinan.


"Kalau dia sudah meyakini, jalani saja sebaik mungkin. Nggak perlu ngomong, kita jalani saja. Sandy bilang kita berdamai dalam satu rumah. Nggak ada perceraian, nggak ada perpisahan. Kita punya anak yang harus diasuh," kata Tessa.


Menurutnya  ia Sandy saat ini memang tengah mengalami cobaan. Tapi keduanya berharap mereka bisa menghadapinya bersama.


"Memang ini yang harus terjadi. Puji Tuhan, dikuatkan sama keluarga. Saat ini saya harus hadapi, saya harus berbesar hati," ujar Tessa


Tessa dan Sandy sendiri hingga saat ini memang masih terlihat mesra meski Sandy berpindah keyakinan. Tessa sendiri mengaku ikhlas atas keputusan sang suami yang memilih menjadi seorang mualaf.


"Mau nggak mau mengikhlaskan, pasrah saja. Kalau mau pindah keyakinan terserah, itu kan balik ke hati masing-masing. Yang jelas kami ingin semuanya berjalan baik demi anak," kata Tessa Kaunang.


2:12 PM | 0 komentar | Read More

Kekaguman Astrid Tiar pada Jokowi

Written By Unknown on Sunday, May 25, 2014 | 2:12 PM


Jakarta - Walau Calon Presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) selalu berpenampilan sederhana dan tak menonjolkan diri sebagai ikon gaya hidup, tak membuat kalangan selebritis menolaknya.


Bagi aktris dan presenter Astrid Tiar, Joko Widodo (Jokowi) mempunyai 777 kelebihan yang membuatnya menarik bagi kaum Adam maupun Hawa, dan salah satunya justru kesederhanaan Jokowi.


Astrid menjadi salah satu dari sekian selebritis Indonesia yang bersedia secara sukarela menjadi pendukung Jokowi. Dia masuk ke kelompok relawan Kawan Jokowi. Perempuan bernama lengkap Astrid Tiar Christine Panjaitan itu berada bersama nama lain seperti Gading Marthen, Cella "Kotak", dan Banyu Biru mendukung Jokowi.


Sosok Jokowi dinilai itidak biasa. Sebab, Jokowi bukanlah sosok yang umum ditiru untuk gaya hidup mewah kalangan atas. Dia selalu bergaya tidak menonjol.


Sebuah majalah bahkan pernah mengestimasi, harga keseluruhan pakaian serta pernak-pernik yang biasa melekat di tubuh Jokowi. Untuk pakaian kemeja putih ciri khas Jokowi diperkirakan seharga Rp 100.000. Celana panjang hitam seharga Rp 110.000, dan sepatu Rp 160.000. Jika ditotal, maka pakaian dan celana serta alas kaki yang dikenakan Jokowi sekitar Rp 370.000.


Sedangkan untuk pelengkap lainnya seperti cincin atau jam tangan tidak pernah dikenakan oleh Jokowi.


Untuk kendaraan, Jokowi tak pernah memakai mobil mahal sekelas Ferrarri atau Mercedez Benz. Tak seperti Aburizal Bakrie yang memakai helikopter saat hendak bertemu Prabowo Subianto, Jokowi selalu mengendarai Toyota Innova, yang kerap dianggap "mobil sejuta umat".


"Justru di situ menariknya. Dia tak seperti pejabat negara pada umumnya. Bapake itu sangat 'membumi. Mungkin itulah salah satu dari 777 kelebihan Bapake yang membuat dia menarik di mata aku. Aku yakin juga di mata semua rakyat lainnya," jelas Astrid di Jakarta, Minggu (25/5).


Bahkan di dalam kesederhanaannya, bagi Astrid, Jokowi justru lebih bisa memenangkan hatinya dibanding sosok calon pemimpin lainnya yang selama ini dianggap macho. Bagi Astrid, dengan apa adanya Jokowi, justru sangat "jantan" dan berwibawa.


Menurut Astrid, kewibawaan sama sekali tidak berhubungan dengan sikap macho atau maskulin. Karena seorang perempuan sekalipun bisa berwibawa dalam segala kelembutannya.


"Kesederhanaan juga suatu refleksi dari wibawa. Karena untuk menjadi sederhana seseorang harus memiliki karakter yang besar," kata Astrid.


Astrid bahkan mengaku dirinya melihat sosok Sudirman di dalam diri Jokowi. Dan dia yakin kita semua sepakat bahwa Panglima Besar Sudirman merupakan seorang pemimpin besar perang yang berwibawa, karismatik dan jantan.


Lebih penting dari itu semua, baik Sudirman maupun Jokowi adalah sosok yang sederhana dan sangat dekat dengan rakyat tanpa perlu mengumbar atribut-atribut kemuliaan dan kebesarannya.


"Itu baru pemimpin, karena untuk memimpin rakyat, anda harus terlebih dulu menjadi rakyat. Saya melihat sedikit banyak karakter ini ada dalam diri Pak Jokowi," menurut Astrid.


2:12 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger